Issue
Date Log
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
PERJUANGAN TANPA REVOLUSI: PERSPEKTIF BARU DALAM MEMAHAMI KEKERASAN PERIODE REVOLUSI DI INDONESIA TIMUR 1945-1950
Corresponding Author(s) : Burhaman Djunedding
Al-Qalam,
Vol. 25 No. 3 (2019)
Abstract
Keywords
- Ahmad Massiara Daeng Rapi. 1988., Menyikap Tabir Sejarah dan Budaya di Sulawesi Selatan. Jakarta: Yayasan Bhinneka Tunggal Ika.
- Anhar Gonggong. 1992., Abdul Qahhar Mudzakkar: Dari Patriot Hingga Pemberontak. Jakarta: PT. Grasindo Widiasarana Indonesia.
- Perjuangan Tanpa Revolusi: Perspektif Baru dalam Memahami Kekerasan Periode Revolusi … – Burhaman Djunedding| 573
- Bambang Purwanto. 2006. Gagalnya Historiografi Indonesiasentris?!. Yogyakarta: Ombak.
- Burhaman Djunedding. 2010. “Pesta Demokrasi Di Daerah Bergolak: Politik Tingkat Lokal dan Pemilihan Umum 1955 di Sulawesi Selatan,†Tesis Universitas Gadjah Mada, 2010, tak diterbitkan.
- Burhaman Djunedding. 2016. “Dari Sejarah Lokal Sulawesi Selatan ke Sejarah Lokal Sulawesi Selatan dan Barat: Memikirkan Perspektif Baru Sejarah Lokalâ€, Prosiding Seminar Nasional dan Rapat Kerja Perhimpunan Program Studi Sejarah Se-Indonesia, dengan Tema “Mempertimbangkan Buku-buku Acuan Sejarah Indonesia, Meninjau Historiografi Mutakhir Indonesiaâ€, Makassar.
- Burhan Djabier Magenda. 1989. “The Surviving Aristocracy In Indonesia: Politic In Three Of The Outer Islandâ€. Disertasi Universitas Cornell. tak diterbitkan.
- Cote, Joost’& Loes Westerbeek (eds). 2004. Recalling The Indies: Kebudayaan Kolonial dan Identitas Poskolonial, Yogyakarta: Syarikat Indonesia.
- Cribb, Robert Bridson. 1990. Gejolak Revolusi di Jakarta 1945-1949: Pergulatan antara Otonomi dan Hegemoni. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.
- Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Sejarah Dan Nilai Tradisional Proyek Inventaris Dan Dokumentasi Sejaran Nasional 1983/1984, Seminar Sejarah Perjuangan Rakyat Suawesi Selatan Menentang Penjajah Asing.
- Dias Pradadimara, dkk (peny.). 2016. Negara dan Masyarakat Sulawesi Selatan di Tahun 1950-an . Yogyakarta: PT. Kanisius.
- Frederick, William H, 2005. “Penampilan Revolusi: Pakaian, Seragam, dan Gaya Pemuda di Jawa Timur 1945-1949â€, dalam Henk Schulte Nordhold (ed), Outward Appearances: Tren, Identitas, Kepentingan, Yogyakarta: LKIS, KITLV.
- Harun Kadir, dkk. 1984. Sejarah Perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia di Sulawesi Selatan (1945-1950). Ujung Pandang: Kerjasama Bappeda Tingkat I Provinsi Sulawesi Selatan dengan Universitas Hasanuddin.
- Harvey, Barbara Sillars. 1989a. Pemberontakan Kahar Muzakkar: Dari Tradisi ke DI/TII. Jakarta: PT. Pustaka Utama Grafiti.
- Harvey, Barbara Sillars.1989c. “Sulawesi Selatan:Boneka dan Patriot†dalam Audrey R. Kahin. Pergolakan Daerah pada Awal Kemerdekaan. Jakarta: PT. Pustaka Utama Grafiti.
- Ichlasul Amal. 1988. Hubungan Pusat-Daerah: Kasus Sumatera Baratdan Sulawesi Selatan 1949-1979. Yogyakarta: Pusat Antar Universitas Studi Sosial Universitas Gadjah Mada.
- Ide Anak Agung Gde Agung. 1985. Dari Negara Indonesia Timur Ke Republik Indonesia Serikat. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press..
- J. R. Chaniago.2002. “Menuju Negara Kesatuan Republik Indonesia: Peranan Pemimpin Lokal dalam Dinamika Politik di Sulawesi Selatan dan Sumatera Timur 1950.†Disertasi Universitas Gadjah Mada, tak diterbitkan.
- Kahin, George Mc Turnan. 1995. Refleksi Pergumulan Lahirnya Republik: Nasonalisme dan Revolusi di Indonesia. Semarang: Sebelas Maret University Press dan Pustaka Sinar Harapan.
- Koerts, H.J., 2001. “Amtenar BB di Sulawesi Selatan†dalam S.L. van Der Wal (peny.), Kenang-kenangan Pangrehpraja Belanda 1920-1942 (Jakarta: Penerbit Djambatan-KITLV
- Manai Sophiaan. 1991. Apa Yang Masih Teringat. Jakarta: Yayasan Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
- Mestika Zed. 2005. Giyûgun: Cikal-bakal Tentara Nasional di Sumatera, Jakarta: LP3ES.
- | Jurnal “Al-Qalam†Volume 25 Nomor 3 November 2019
- Much. Hasyim. 1982. “Struktur Organisasi Kelaskaran Di Sulawesi Selatanâ€, dalam Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Sejarah Dan Nilai Tradisional Proyek Inventaris Dan Dokumentasi Sejaran Nasional 1983/1984, Seminar Sejarah Perjuangan Rakyat Suawesi Selatan Menentang Penjajah Asing.
- Muhammad Abduh, dkk, 1983/1984. Sejarah Perlawan Terhadap Imperalialisme dan Kolonialisme di Sulawesi Selatan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Sejarah Dan Nilai Tradisional Proyek Inventaris Dan Dokumentasi Sejaran Nasional.
- Muhammad Amir.2001 “Pertentangan Antara Golongan Unitaris dan Federalis di Sulawesi Selatan 1945-1950â€. Laporan Penelitian: Makassar, Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional.
- Mohammad Saleh La Hade. 1982. “Korban 40.000 Jiwa di Sulawesi Selatan dan Artinya Bagi Perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia,†dalam Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Sejarah Dan Nilai Tradisional Proyek Inventaris Dan Dokumentasi Sejaran Nasional 1983/1984, Seminar Sejarah Perjuangan Rakyat Sulawesi Selatan Menentang Penjajah Asing, Ujung Pandang.
- M. Sanusi Dg. Mattata. 1962. Luwu Dalam Revolusi. Makassar: Yayasan Pembangunan Asrama IPMIL.
- Pemerintah Propinsi Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan.1991. Sejarah Perkembangan Pemerintahan Departemen Dalam Negeri di Propinsi Sulawesi Selatan. Pemerintah Propinsi Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan
- Pelras, Christian. Manusia Bugis (terj.) 2005. Abdul Rahman Abu, dkk. Jakarta: Nalar, Forum Jakarta-Paris, EFEO.
- Reid, Anthony,“Revolusi Sosial: Revolusi Nasional,†Prisma, Nomor 8 Tahun Ke X, (Agustus 1981), 30-55
- Ricklefs, M.C. 2005. Sejarah Indonesia Modern. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
- R. Kahin, Audrey. 1990. Pergolakan Daerah Pada Awal Kemerdekaan. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.
- R. Nalenan, 1981. Arnold Mononutu: Potret Seorang Pejuang, Jakarta: PT. Gunung Agung.
- Sanusi Dg. Mattata, 1967. Luwu Dalam Revolusi, Makassar: Yayasan Pembangunan Asrama IPMIL.
- Sartono Kartodirdjo. 1982. Pemikiran dan Perkembangan Historigrafi Indonesia: Sebuah Alternatif. Jakarta: PT. Gramedia.
- Sartono Kartodirdjo. 1993. Pendekatan Ilmu-ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
- Sarita Pawiloy. 1987. Sejarah Perjuangan Angkatan 45 di Sulawesi Selatan. Ujung Pandang: Dewan Harian Angkatan 45 Provinsi Sulawesi Selatan Masa Bakti 1985-1989.
- Schulte Nordholt, Henk,2002. Kriminalitas, Modernitas dan Identitas dalam Sejarah Indonesia. Jakarta: Pustaka Pelajar.
- Sutherland, Heather. 2013. “Meneliti Sejarah Penulisan Sejarah†dalam Henk Schulte Nordholt, Bambang Purwanto dan Ratna Saptari (ed.), Perspektif Baru Penulisan Sejarah Indonesia, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
- T.B Simatupang, 1982. “Revolusi dan Kita Sekarang,â€dalam William H. Frederick dan Soeri Soeroto (Peny.) Pemahaman Sejarah Indonesia Sebelum dan Sesudah Revolusi, Jakarta: LP3ES.
- Taufik Abdullah. 1985. Sejarah Lokal di Indonesia (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
- Taufik Abdullah, 1995. “Pengalaman, Kesadaran dan Sejarah,†Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar dalam Ilmu Sejarah pada Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, 27 November 1995.
- Taufik Abdullah. 2001. Nasionalisme dan Sejarah. Bandung: Satya Historika.
References
Ahmad Massiara Daeng Rapi. 1988., Menyikap Tabir Sejarah dan Budaya di Sulawesi Selatan. Jakarta: Yayasan Bhinneka Tunggal Ika.
Anhar Gonggong. 1992., Abdul Qahhar Mudzakkar: Dari Patriot Hingga Pemberontak. Jakarta: PT. Grasindo Widiasarana Indonesia.
Perjuangan Tanpa Revolusi: Perspektif Baru dalam Memahami Kekerasan Periode Revolusi … – Burhaman Djunedding| 573
Bambang Purwanto. 2006. Gagalnya Historiografi Indonesiasentris?!. Yogyakarta: Ombak.
Burhaman Djunedding. 2010. “Pesta Demokrasi Di Daerah Bergolak: Politik Tingkat Lokal dan Pemilihan Umum 1955 di Sulawesi Selatan,†Tesis Universitas Gadjah Mada, 2010, tak diterbitkan.
Burhaman Djunedding. 2016. “Dari Sejarah Lokal Sulawesi Selatan ke Sejarah Lokal Sulawesi Selatan dan Barat: Memikirkan Perspektif Baru Sejarah Lokalâ€, Prosiding Seminar Nasional dan Rapat Kerja Perhimpunan Program Studi Sejarah Se-Indonesia, dengan Tema “Mempertimbangkan Buku-buku Acuan Sejarah Indonesia, Meninjau Historiografi Mutakhir Indonesiaâ€, Makassar.
Burhan Djabier Magenda. 1989. “The Surviving Aristocracy In Indonesia: Politic In Three Of The Outer Islandâ€. Disertasi Universitas Cornell. tak diterbitkan.
Cote, Joost’& Loes Westerbeek (eds). 2004. Recalling The Indies: Kebudayaan Kolonial dan Identitas Poskolonial, Yogyakarta: Syarikat Indonesia.
Cribb, Robert Bridson. 1990. Gejolak Revolusi di Jakarta 1945-1949: Pergulatan antara Otonomi dan Hegemoni. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Sejarah Dan Nilai Tradisional Proyek Inventaris Dan Dokumentasi Sejaran Nasional 1983/1984, Seminar Sejarah Perjuangan Rakyat Suawesi Selatan Menentang Penjajah Asing.
Dias Pradadimara, dkk (peny.). 2016. Negara dan Masyarakat Sulawesi Selatan di Tahun 1950-an . Yogyakarta: PT. Kanisius.
Frederick, William H, 2005. “Penampilan Revolusi: Pakaian, Seragam, dan Gaya Pemuda di Jawa Timur 1945-1949â€, dalam Henk Schulte Nordhold (ed), Outward Appearances: Tren, Identitas, Kepentingan, Yogyakarta: LKIS, KITLV.
Harun Kadir, dkk. 1984. Sejarah Perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia di Sulawesi Selatan (1945-1950). Ujung Pandang: Kerjasama Bappeda Tingkat I Provinsi Sulawesi Selatan dengan Universitas Hasanuddin.
Harvey, Barbara Sillars. 1989a. Pemberontakan Kahar Muzakkar: Dari Tradisi ke DI/TII. Jakarta: PT. Pustaka Utama Grafiti.
Harvey, Barbara Sillars.1989c. “Sulawesi Selatan:Boneka dan Patriot†dalam Audrey R. Kahin. Pergolakan Daerah pada Awal Kemerdekaan. Jakarta: PT. Pustaka Utama Grafiti.
Ichlasul Amal. 1988. Hubungan Pusat-Daerah: Kasus Sumatera Baratdan Sulawesi Selatan 1949-1979. Yogyakarta: Pusat Antar Universitas Studi Sosial Universitas Gadjah Mada.
Ide Anak Agung Gde Agung. 1985. Dari Negara Indonesia Timur Ke Republik Indonesia Serikat. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press..
J. R. Chaniago.2002. “Menuju Negara Kesatuan Republik Indonesia: Peranan Pemimpin Lokal dalam Dinamika Politik di Sulawesi Selatan dan Sumatera Timur 1950.†Disertasi Universitas Gadjah Mada, tak diterbitkan.
Kahin, George Mc Turnan. 1995. Refleksi Pergumulan Lahirnya Republik: Nasonalisme dan Revolusi di Indonesia. Semarang: Sebelas Maret University Press dan Pustaka Sinar Harapan.
Koerts, H.J., 2001. “Amtenar BB di Sulawesi Selatan†dalam S.L. van Der Wal (peny.), Kenang-kenangan Pangrehpraja Belanda 1920-1942 (Jakarta: Penerbit Djambatan-KITLV
Manai Sophiaan. 1991. Apa Yang Masih Teringat. Jakarta: Yayasan Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Mestika Zed. 2005. Giyûgun: Cikal-bakal Tentara Nasional di Sumatera, Jakarta: LP3ES.
| Jurnal “Al-Qalam†Volume 25 Nomor 3 November 2019
Much. Hasyim. 1982. “Struktur Organisasi Kelaskaran Di Sulawesi Selatanâ€, dalam Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Sejarah Dan Nilai Tradisional Proyek Inventaris Dan Dokumentasi Sejaran Nasional 1983/1984, Seminar Sejarah Perjuangan Rakyat Suawesi Selatan Menentang Penjajah Asing.
Muhammad Abduh, dkk, 1983/1984. Sejarah Perlawan Terhadap Imperalialisme dan Kolonialisme di Sulawesi Selatan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Sejarah Dan Nilai Tradisional Proyek Inventaris Dan Dokumentasi Sejaran Nasional.
Muhammad Amir.2001 “Pertentangan Antara Golongan Unitaris dan Federalis di Sulawesi Selatan 1945-1950â€. Laporan Penelitian: Makassar, Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional.
Mohammad Saleh La Hade. 1982. “Korban 40.000 Jiwa di Sulawesi Selatan dan Artinya Bagi Perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia,†dalam Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Sejarah Dan Nilai Tradisional Proyek Inventaris Dan Dokumentasi Sejaran Nasional 1983/1984, Seminar Sejarah Perjuangan Rakyat Sulawesi Selatan Menentang Penjajah Asing, Ujung Pandang.
M. Sanusi Dg. Mattata. 1962. Luwu Dalam Revolusi. Makassar: Yayasan Pembangunan Asrama IPMIL.
Pemerintah Propinsi Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan.1991. Sejarah Perkembangan Pemerintahan Departemen Dalam Negeri di Propinsi Sulawesi Selatan. Pemerintah Propinsi Daerah Tingkat I Sulawesi Selatan
Pelras, Christian. Manusia Bugis (terj.) 2005. Abdul Rahman Abu, dkk. Jakarta: Nalar, Forum Jakarta-Paris, EFEO.
Reid, Anthony,“Revolusi Sosial: Revolusi Nasional,†Prisma, Nomor 8 Tahun Ke X, (Agustus 1981), 30-55
Ricklefs, M.C. 2005. Sejarah Indonesia Modern. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
R. Kahin, Audrey. 1990. Pergolakan Daerah Pada Awal Kemerdekaan. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.
R. Nalenan, 1981. Arnold Mononutu: Potret Seorang Pejuang, Jakarta: PT. Gunung Agung.
Sanusi Dg. Mattata, 1967. Luwu Dalam Revolusi, Makassar: Yayasan Pembangunan Asrama IPMIL.
Sartono Kartodirdjo. 1982. Pemikiran dan Perkembangan Historigrafi Indonesia: Sebuah Alternatif. Jakarta: PT. Gramedia.
Sartono Kartodirdjo. 1993. Pendekatan Ilmu-ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Sarita Pawiloy. 1987. Sejarah Perjuangan Angkatan 45 di Sulawesi Selatan. Ujung Pandang: Dewan Harian Angkatan 45 Provinsi Sulawesi Selatan Masa Bakti 1985-1989.
Schulte Nordholt, Henk,2002. Kriminalitas, Modernitas dan Identitas dalam Sejarah Indonesia. Jakarta: Pustaka Pelajar.
Sutherland, Heather. 2013. “Meneliti Sejarah Penulisan Sejarah†dalam Henk Schulte Nordholt, Bambang Purwanto dan Ratna Saptari (ed.), Perspektif Baru Penulisan Sejarah Indonesia, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
T.B Simatupang, 1982. “Revolusi dan Kita Sekarang,â€dalam William H. Frederick dan Soeri Soeroto (Peny.) Pemahaman Sejarah Indonesia Sebelum dan Sesudah Revolusi, Jakarta: LP3ES.
Taufik Abdullah. 1985. Sejarah Lokal di Indonesia (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Taufik Abdullah, 1995. “Pengalaman, Kesadaran dan Sejarah,†Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar dalam Ilmu Sejarah pada Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, 27 November 1995.
Taufik Abdullah. 2001. Nasionalisme dan Sejarah. Bandung: Satya Historika.