Issue
Date Log
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
HAK ATAS TANAH ADAT: GERAKAN MASYARAKAT ADAT PANDUMAAN-SIPATUHUTA SELAMA ERA REFORMASI
Corresponding Author(s) : Lasron P. Sinurat
Al-Qalam,
Vol. 25 No. 3 (2019)
Abstract
Keywords
- Acciaioli, Greg. 2010. “Dari Pengakuan Menuju Pelaksaan Kedaulatan Adat : Konseptualisasi-ulang Ruang Lingkup dan Signifikansi Masyarakat Adat dalam Indonesia Kontemporerâ€. Dalam Adat dalam Politik Indonesia, 323-346.
- Hak Atas Tanah Adat: Gerakan Masyarakat Adat Pandumaan-Sipatuhata Selama Era Reformasi – Lasron P. Sinurat| 497
- Editor Jamie S. Davidson, dkk. Jakarta : Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
- Afiff, Suraya dan Celia Lowe. Claiming Indiginious Community : Political Discourse and Natural Resource Rights in Indonesia. Alternative : Global, Local, Political, Vol. 32, No. 1, The Political Economy of Development in Indigenous Communities (January-Maret 2007) Sage Publication : 73-97. Available : https://www.jstor.org/stable/40645203.
- D’Andrea, Claudia. 2013. Kopi, Adat, dan Moral : Teritorialisasi dan Identitas Adat di Taman Nasional Lore Lindu Sulawesi Tengah. Yogyakarta : Tanah Air Beta.
- Manalu, Dimpos. 2009. Gerakan Sosial dan Perubahan Kebijakan Publik : Studi Kasus Gerakan Perlawanan Masyarakat Batak VS PT. Inti Indorayon Utama di Sumatera Utara. Yogyakarta : UGM Press.
- Mongabay.co.id. “Ratusan Masyarakat Adat Pandumaan-Sipituhuta Siap ke Polres Humbang Hasundutanâ€. 26 September 2012.
- Mongabay.co.id. “Perda Pengakuan Masyarakat Adat Pandumaan-Sipituhuta Ketok Paluâ€, 20 February 2019.
- Mongabay.co.id. “Warga Pandumaan-Sipituhuta Bersiap Hijaukan Kembali Hutan Adat Merekaâ€, 5 Juni 2019.
- Setkab.go.id. “Serahkan Sembilan Surat Pengakuan Hutan Adat, Presiden Jokowi : Pertahankan Fungsi Konservasi, Jangan Diperjualbelikanâ€. 30 Desember 2016.
- Siagian, Saurlin dan Trisna Harahap. 2016. “Pandumaan dan Sipituhuta vs TPL di Sumatera Utara: Tangis Kemenyan, Amarah Perempuanâ€. Dalam Konflik Agraria Masyarakat Hukum Adat Atas Wilayahnya di Kawasan Hutan, 3-18. Editor Eko Cahyono, dkk. Jakarta : Komnas HAM.
- Silaen, Viktor. 2006. Gerakan Sosial Baru : Perlawanan Komunitas Lokal pada Kasus Indorayon di Toba Samosir. Yogyakarta : IRE Press.
- Silalahi, Masron Delima. 2015. “Gerakan Kolektif Masyarakat Adat Batak Toba Memperjuangkan Pengakuan Eksistensi Dan Hak-Hak Adat Studi Di Desa Pandumaan Dan Sipituhuta, Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan-Sumatera Utaraâ€. Yogyakarta : Universitas Gadjah Mada. Diunduh dari http://etd.repository.ugm.ac.id.
- Simanjuntak, Suryati. 2016. “Merampas Haminjon, Merampas Hidup: Pandumaan-Sipituhuta Melawan Toba Pulp Lestariâ€. Dalam Konflik Agraria Masyarakat Hukum Adat Atas Wilayahnya di Kawasan Hutan, 19-52. Editor Eko Cahyono, dkk. Jakarta : Komnas HAM.
- Situmorang, Sitor. (2009). Toba Na Sae : Sejarah Lembaga Sosial Politik Abad XIII-XX. Jakarta : Komunitas Bambu.
- Soeara Rakyat. “Pemerintah dan Pt. TPL : Membunuh Kami Pelan-Pelanâ€. Edisi 36/Desember/IX/2012.
- Tauchid, Mochammad. 2009. Masalah Agraria : Sebagai Masalah Penghidupan dan Kemakmuran Rakyat Indonesia. Yogyakarta : STPN Press.
- Tim Ahli Badan Arkeologi Medan. 2013. Laporan Peninjauan Arkeologi, Situs dan Budaya Masyarakat Batak Toba di Pollung, Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara.
- Vergouwen, J.C, 2004. Masyarakat dan Hukum Adat Batak Toba. Yogyakarta : Pelangi Aksara.
- Widowati, Dyah Ayu. dkk. 2015. “Pengakuan dan Perlindungan Hak Atas Tanah Masyarakat Hukum Adat di Kawasan Hutanâ€. Dalam Asas-Asas Keagrariaan Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria, dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia, 417-524. Editor Ahmad Nashih Luthfi. Yogyakarta : STPN Press.
References
Acciaioli, Greg. 2010. “Dari Pengakuan Menuju Pelaksaan Kedaulatan Adat : Konseptualisasi-ulang Ruang Lingkup dan Signifikansi Masyarakat Adat dalam Indonesia Kontemporerâ€. Dalam Adat dalam Politik Indonesia, 323-346.
Hak Atas Tanah Adat: Gerakan Masyarakat Adat Pandumaan-Sipatuhata Selama Era Reformasi – Lasron P. Sinurat| 497
Editor Jamie S. Davidson, dkk. Jakarta : Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Afiff, Suraya dan Celia Lowe. Claiming Indiginious Community : Political Discourse and Natural Resource Rights in Indonesia. Alternative : Global, Local, Political, Vol. 32, No. 1, The Political Economy of Development in Indigenous Communities (January-Maret 2007) Sage Publication : 73-97. Available : https://www.jstor.org/stable/40645203.
D’Andrea, Claudia. 2013. Kopi, Adat, dan Moral : Teritorialisasi dan Identitas Adat di Taman Nasional Lore Lindu Sulawesi Tengah. Yogyakarta : Tanah Air Beta.
Manalu, Dimpos. 2009. Gerakan Sosial dan Perubahan Kebijakan Publik : Studi Kasus Gerakan Perlawanan Masyarakat Batak VS PT. Inti Indorayon Utama di Sumatera Utara. Yogyakarta : UGM Press.
Mongabay.co.id. “Ratusan Masyarakat Adat Pandumaan-Sipituhuta Siap ke Polres Humbang Hasundutanâ€. 26 September 2012.
Mongabay.co.id. “Perda Pengakuan Masyarakat Adat Pandumaan-Sipituhuta Ketok Paluâ€, 20 February 2019.
Mongabay.co.id. “Warga Pandumaan-Sipituhuta Bersiap Hijaukan Kembali Hutan Adat Merekaâ€, 5 Juni 2019.
Setkab.go.id. “Serahkan Sembilan Surat Pengakuan Hutan Adat, Presiden Jokowi : Pertahankan Fungsi Konservasi, Jangan Diperjualbelikanâ€. 30 Desember 2016.
Siagian, Saurlin dan Trisna Harahap. 2016. “Pandumaan dan Sipituhuta vs TPL di Sumatera Utara: Tangis Kemenyan, Amarah Perempuanâ€. Dalam Konflik Agraria Masyarakat Hukum Adat Atas Wilayahnya di Kawasan Hutan, 3-18. Editor Eko Cahyono, dkk. Jakarta : Komnas HAM.
Silaen, Viktor. 2006. Gerakan Sosial Baru : Perlawanan Komunitas Lokal pada Kasus Indorayon di Toba Samosir. Yogyakarta : IRE Press.
Silalahi, Masron Delima. 2015. “Gerakan Kolektif Masyarakat Adat Batak Toba Memperjuangkan Pengakuan Eksistensi Dan Hak-Hak Adat Studi Di Desa Pandumaan Dan Sipituhuta, Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan-Sumatera Utaraâ€. Yogyakarta : Universitas Gadjah Mada. Diunduh dari http://etd.repository.ugm.ac.id.
Simanjuntak, Suryati. 2016. “Merampas Haminjon, Merampas Hidup: Pandumaan-Sipituhuta Melawan Toba Pulp Lestariâ€. Dalam Konflik Agraria Masyarakat Hukum Adat Atas Wilayahnya di Kawasan Hutan, 19-52. Editor Eko Cahyono, dkk. Jakarta : Komnas HAM.
Situmorang, Sitor. (2009). Toba Na Sae : Sejarah Lembaga Sosial Politik Abad XIII-XX. Jakarta : Komunitas Bambu.
Soeara Rakyat. “Pemerintah dan Pt. TPL : Membunuh Kami Pelan-Pelanâ€. Edisi 36/Desember/IX/2012.
Tauchid, Mochammad. 2009. Masalah Agraria : Sebagai Masalah Penghidupan dan Kemakmuran Rakyat Indonesia. Yogyakarta : STPN Press.
Tim Ahli Badan Arkeologi Medan. 2013. Laporan Peninjauan Arkeologi, Situs dan Budaya Masyarakat Batak Toba di Pollung, Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara.
Vergouwen, J.C, 2004. Masyarakat dan Hukum Adat Batak Toba. Yogyakarta : Pelangi Aksara.
Widowati, Dyah Ayu. dkk. 2015. “Pengakuan dan Perlindungan Hak Atas Tanah Masyarakat Hukum Adat di Kawasan Hutanâ€. Dalam Asas-Asas Keagrariaan Merunut Kembali Riwayat Kelembagaan Agraria, Dasar Keilmuan Agraria, dan Asas Hubungan Keagrariaan di Indonesia, 417-524. Editor Ahmad Nashih Luthfi. Yogyakarta : STPN Press.