Issue
Date Log
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
KEHIDUPAN BERAGAMA MASYARAKAT TATOR (Studi Kasus di Kelurahan Tikala Kec. Rantepao Kab. Tana Toraja)
Corresponding Author(s) : Ahmad Rahman
Al-Qalam,
Vol. 7 No. 2 (1995)
Abstract
Sasaran pembangunan jangka
panjang yang hendak dicapai oleh
bangsa Indonesia sebagaimana yang
diamanatkan oleh Pembukaan UUD
1945 adalah tercapainya masyarakat
adil dan makmur, sejahtera lahir dan
batin. Usaha tersebut telah dilaksanakan
secara bertahap melalui Pembangunan
Jangka Panjang I (PJP I ) , kemudian
dilanjutkan pada tahap PJP I I.
Tahap itu merupakan batu pijakan yang
sangat penting untuk tahap tinggal
landas pada pelita V I , yang digambarkan
sebagai proses pencapaian kehidupan
bangsa yang lebih baik,
namun penuh gejolak perubahan
karena desakan pertumbuhan ekonomi,
perkembangan teknologi, persaingan
interanisional dan perubahan lingkungan
hidup.
Untuk mencapai tujuan pembangunan
nasional, pada dasarnya
pembangunan sektor agama selalu
ditetapkna untuk menumbuhkan regiositas
masyarakat yang sekaligus juga
berfungsi sebagai penangkal dampak
negatif pembangunan. Oleh karena
itu, pembangunan sektor agama lebih
diarahkan untuk mencapai tiga kondisi
ideal, yaitu : kader iman dan ketakwaan
yang tinggi; wawasan keberagamaan
yang luas dan matang; dan
kerukunan kehidupan keberagamaan
yang mantap dan dinamis untuk menyukseskan
pembangunan.
Dalam rangka mencapai pemahaman
tentang bagaimana corak
kehidupan keberagamaan masyarakat,
Badan Litbang Agama telah melakukan
serangkaian penelitian tentang ketakwaan
terhadap Tuhan Yang Maha Esa
dalam berbagai sisteim sosial budaya
masyarakat Indonesia. Dari hasil
penelitian tersebut, diperoleh temuan
yang memperkuat kenyataan selama ini
banhwa masyarakat Indonesia memandang
Tuhan Yang Maha Kuasa adalah
bagian yang tidak terpisahkan dari
kebudayaannya. tuhan adalah sumber
acuan dan orientasi tertinggi dan
utama dalam kehidupan manusia. Atau
secara sederhana dapat dikatakan
bahwa agama merupakan submer ethos
dan pandangan hidup bangsa Indonesia.
Departemen Agama sesuai dengan
tugas pokok dan fungsinya, yaitu
memberikan pelayanan dan bimbingan
kehidupan agama kepada masyarakat,
dan ditutut memperhatikan perubahan
yang ada. Apakah pelayanan dan
bimbingan itu sudah berjalan dengan
baik, dan apakah kebijaksanaan yang
diambil sejalan dengan aspirasi masyarakat.
Untuk menjawab pertanyaan
itu, diperlukan penelitian.
- Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja,
- Tata Gereja Toraja, Rantepao,
- Fuad Moch, Sy., Islam di Tana Toraja,
- Posisi Religius dari Persekutuan
- Kultural Masyarakat Muslim
- Madandan Tana Toraja, Laporan
- Penelitian, PLPIIS UNHAS,
- Ujungpandang, 1985.
- Huliselan, Mus. J., Keluarga dalam
- Tongkonan, Studi tentang Perubahan
- Sosial, Laporarn penelitian
- PLPIIS UNHAS, Ujungpandang,
- Ihromi, T.O., Sistim Kekerabatan pada
- Suku Toraja Sadan, Berita Antropologi,
- Th. V I I , No. 21. Mei
- Ismail Arifuddin, Perwujudan Ketakwaan
- Terhadap Tuhan Yang Maha
- Esa dalam Sistim Sosial Budaya
- Masyarakat Tana Toraja, Balai
- Penelitian Lektur Keagamaan,
- Ujungpadang, 1989.
- Sarira, J. A , B A . , Benih Yang Tumbuh,
- Survey Gereja Toraja, Rantepao,
- No. 6., Badan Pekerja Sosial
- Kristen Toraja Rantepao, Ende
- Flores, 1976
- Sketsa Pendidikan Kristen Gereja
- Toraja, 1913 - 1976, Panitia Dasa
- Warsa Pendidikan Kristen Gereja
- Toraja, Makale, 1976.
References
Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja,
Tata Gereja Toraja, Rantepao,
Fuad Moch, Sy., Islam di Tana Toraja,
Posisi Religius dari Persekutuan
Kultural Masyarakat Muslim
Madandan Tana Toraja, Laporan
Penelitian, PLPIIS UNHAS,
Ujungpandang, 1985.
Huliselan, Mus. J., Keluarga dalam
Tongkonan, Studi tentang Perubahan
Sosial, Laporarn penelitian
PLPIIS UNHAS, Ujungpandang,
Ihromi, T.O., Sistim Kekerabatan pada
Suku Toraja Sadan, Berita Antropologi,
Th. V I I , No. 21. Mei
Ismail Arifuddin, Perwujudan Ketakwaan
Terhadap Tuhan Yang Maha
Esa dalam Sistim Sosial Budaya
Masyarakat Tana Toraja, Balai
Penelitian Lektur Keagamaan,
Ujungpadang, 1989.
Sarira, J. A , B A . , Benih Yang Tumbuh,
Survey Gereja Toraja, Rantepao,
No. 6., Badan Pekerja Sosial
Kristen Toraja Rantepao, Ende
Flores, 1976
Sketsa Pendidikan Kristen Gereja
Toraja, 1913 - 1976, Panitia Dasa
Warsa Pendidikan Kristen Gereja
Toraja, Makale, 1976.