Issue
Date Log
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
PLURALISME KEAGAMAAN PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM TRADISIONAL (Studi Sosiologis Filosofis tentang Pluralisme pada Pondok Pesantren di Kabupaten Bone)
Corresponding Author(s) : Afifuddin Afifuddin
Al-Qalam,
Vol. 18 No. 1 (2012)
Abstract
Pesantren dalam peranannya sebagai social change adalah lembaga yang dapat mengubah struktur-stmktur
ide dan pemikiran dalam masyarakat. Karena itu pesantren dapat menjadi institusi yang penting dalam
pembentukan masyarakatpluralis dengan terlebih dahulu mengembangkan hal tersebut dalam lingkungannya
sendiri. Penelitian yang dilakukan di pesantren al-Junediyyah Biru dan pondok pesantren al-Ikhlas Ujung
dengan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Hasilpenelitian ini menunjukkan di dua Pondok
Pesantren di Kabupaten Bone telah dikembangkan pluralisme dalam konteks gagasan, ide, sikap dan pemikiran
kiai, ustazd, dan para santri. Saranayang efektif untuk penanaman nilai ini adalah melalui proses pembelajaran
dan pendidikan. Pola hidup dan tradisi keilmuan yang akrab dengan perbedaan dan kemajemukan pemikiran
pada kenyataannya menumbuhkan budaya kepesantrenan yang pluralis.
Keywords
- Abdullah, M. Amin, 1999. Relevansi Studi Agama di Era
- Pluralisme Agama, Kata Pengantar buku yang ditulis
- Muhammad Sabri, Keberagamaan yang Saling Menyapa:
- Perspektif Filsafat Perenial, Bigraf, Yogyakarta.
- Arifin, Syifaul dkk., (ed), 2000. Melawan Kekerasan Tanpa
- Kekerasan, PP Ikatan Remaja Muhammadiyah, Pustaka
- Pelajar dan The Asia Foundation,
- Asy'ari, Zubaidi Habibullah, 996Moralitas Pendidikan
- Pesantren, Yogyakarta. LKPSM.
- Dhofier, Zamakhsari, 1994. Tradisi Pesantren, Studi tentang
- Pandangan Hidup Kyai, Jakarta: LP3ES.
- Fernando, Ajith, 1995. "Other Religions are False Paths that Mislead
- Their Followers" dalam John Lyden,Enduring Issue in
- Religion, San Diego: Greenhaven Press Inc.
- Ka'bah, Riyal, 2005. Nilai-Nilai Pluralisme Dalam Islam, Bingkai
- gagasan yang berserak, (Ed.) Suruin, Bandung : Penerbit
- Nuansa.
- Kleden, Ignas, 2000. Kekuasaan, Ideologi dan Peran Agama-
- Agama, dalam Olef Schumann dkk, Agama-Agama
- Memasuki Milenium Ketiga Cet. I; Jakarta: PT. Grasindo.
- Madjid , Nurcholish, 2000. Islam, Doktrin dan Peradaban Cet.
- rV, Jakarta: Yayasan Wakaf Paramadina,
- Madjid, Nurcholish,. "Masyarakat Madani dan inventasi
- Demokrasi : Tantangan dan Kemungkinan", Republik, 10
- Agustusl999.
- Marsen, Martin H, 1999. Oxford Leaner's Pokcet Dictionary,
- Oxford University, Second Edition.
- Masdar, Umaruddin, 1998. Membaca Pemikiran Gus Dur dan
- Amin Rais tentang Demokrasi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
- Rachman, Budhy Munawar, "Membincangkan Kembali Pluralisme
- Agama" (Diskursus Pemikiran Agama dan Kemajemukan
- Agama), http://id.acehinstitute.org. diakses tanggal 25 April
- Rahardjo, Dawam, 1985. Pergulatan Dunia Pesantren;
- Membangun dari Bawah, Jakarta: Perhimpunan
- Pengembangan Pesantren dan Masyarakat P3M.
- Sealy, Jhon, 1986. Relogious Education PhilosophicalPerpective,
- London: George Allen & Ullin.
- Shihab, Alwi, 1997. Islam Inklusif, Bandung: Mizan,
- Steenbrink, Karel A., 1994, Pesantren Madrasah, Sekolah,
- Pendidikan Islam dalam Kurun modern, Terj. Karel A.
- Steenbrink dan Abdurrahman, Jakarta: LP3ES.
- Thoha,Anis Malik, 2005. Tren Pluralisme Agama, Tinjauan Kritis,
- Jakarta: Perspektif.
- DAFTAR PUSTAKA
- Abdullah, M. Amin, 1999. Relevansi Studi Agama di Era
- Pluralisme Agama, Kata Pengantar buku yang ditulis
- Muhammad Sabri, Keberagamaan yang Saling Menyapa:
- Perspektif Filsafat Perenial, Bigraf, Yogyakarta.
- Arifin, Syifaul dkk., (ed), 2000. Melawan Kekerasan Tanpa
- Kekerasan, PP Ikatan Remaja Muhammadiyah, Pustaka
- Pelajar dan The Asia Foundation,
- Asy'ari, Zubaidi Habibullah, 996Moralitas Pendidikan
- Pesantren, Yogyakarta. LKPSM.
- Dhofier, Zamakhsari, 1994. Tradisi Pesantren, Studi tentang
- Pandangan Hidup
References
Abdullah, M. Amin, 1999. Relevansi Studi Agama di Era
Pluralisme Agama, Kata Pengantar buku yang ditulis
Muhammad Sabri, Keberagamaan yang Saling Menyapa:
Perspektif Filsafat Perenial, Bigraf, Yogyakarta.
Arifin, Syifaul dkk., (ed), 2000. Melawan Kekerasan Tanpa
Kekerasan, PP Ikatan Remaja Muhammadiyah, Pustaka
Pelajar dan The Asia Foundation,
Asy'ari, Zubaidi Habibullah, 996Moralitas Pendidikan
Pesantren, Yogyakarta. LKPSM.
Dhofier, Zamakhsari, 1994. Tradisi Pesantren, Studi tentang
Pandangan Hidup Kyai, Jakarta: LP3ES.
Fernando, Ajith, 1995. "Other Religions are False Paths that Mislead
Their Followers" dalam John Lyden,Enduring Issue in
Religion, San Diego: Greenhaven Press Inc.
Ka'bah, Riyal, 2005. Nilai-Nilai Pluralisme Dalam Islam, Bingkai
gagasan yang berserak, (Ed.) Suruin, Bandung : Penerbit
Nuansa.
Kleden, Ignas, 2000. Kekuasaan, Ideologi dan Peran Agama-
Agama, dalam Olef Schumann dkk, Agama-Agama
Memasuki Milenium Ketiga Cet. I; Jakarta: PT. Grasindo.
Madjid , Nurcholish, 2000. Islam, Doktrin dan Peradaban Cet.
rV, Jakarta: Yayasan Wakaf Paramadina,
Madjid, Nurcholish,. "Masyarakat Madani dan inventasi
Demokrasi : Tantangan dan Kemungkinan", Republik, 10
Agustusl999.
Marsen, Martin H, 1999. Oxford Leaner's Pokcet Dictionary,
Oxford University, Second Edition.
Masdar, Umaruddin, 1998. Membaca Pemikiran Gus Dur dan
Amin Rais tentang Demokrasi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rachman, Budhy Munawar, "Membincangkan Kembali Pluralisme
Agama" (Diskursus Pemikiran Agama dan Kemajemukan
Agama), http://id.acehinstitute.org. diakses tanggal 25 April
Rahardjo, Dawam, 1985. Pergulatan Dunia Pesantren;
Membangun dari Bawah, Jakarta: Perhimpunan
Pengembangan Pesantren dan Masyarakat P3M.
Sealy, Jhon, 1986. Relogious Education PhilosophicalPerpective,
London: George Allen & Ullin.
Shihab, Alwi, 1997. Islam Inklusif, Bandung: Mizan,
Steenbrink, Karel A., 1994, Pesantren Madrasah, Sekolah,
Pendidikan Islam dalam Kurun modern, Terj. Karel A.
Steenbrink dan Abdurrahman, Jakarta: LP3ES.
Thoha,Anis Malik, 2005. Tren Pluralisme Agama, Tinjauan Kritis,
Jakarta: Perspektif.
DAFTAR PUSTAKA
Abdullah, M. Amin, 1999. Relevansi Studi Agama di Era
Pluralisme Agama, Kata Pengantar buku yang ditulis
Muhammad Sabri, Keberagamaan yang Saling Menyapa:
Perspektif Filsafat Perenial, Bigraf, Yogyakarta.
Arifin, Syifaul dkk., (ed), 2000. Melawan Kekerasan Tanpa
Kekerasan, PP Ikatan Remaja Muhammadiyah, Pustaka
Pelajar dan The Asia Foundation,
Asy'ari, Zubaidi Habibullah, 996Moralitas Pendidikan
Pesantren, Yogyakarta. LKPSM.
Dhofier, Zamakhsari, 1994. Tradisi Pesantren, Studi tentang
Pandangan Hidup