Issue
Date Log
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
REPOSISI PERAN ULAMA DALAM PENERAPAN SYARIAT ISLAM DIACEH
Corresponding Author(s) : Abidin Nurdin
Al-Qalam,
Vol. 18 No. 1 (2012)
Abstract
Penelitian inimembahasperanMPUdalam penerapan Syariat Islam Aceh. Masalah utamayangdikajiadalahperan ulama
dalam masyarakat Aceh, posisi dan peran MPU serta faktor-faktor yang mempengaruhinya dalam pelaksanaan Syariat
Islam diAceh. Kemudian studi tersebut merupakan penelitian kualitatifyakniprosedur penelitian yang menghasilkan data
deskriptif berupa kata-kata yang tertulis atau lisan dari orang-orang atau lembaga dan prilaku yang dapat diamati.
Sedangkan dilihat dari obyeknya maka penelitian ini adalah studi lapangan (Field research,) yaitu riset yang dilakukan
dengan menjadikan MPU di Provinsi Aceh sebagai obyek kajian. Dari penelitian ditemukan bahwa ulama merupakan
kelompok elityang ada dalam masyarakat yang mempunyai pengaruh yang kuat sepanjang sejarah Aceh sampai saat ini.
MPU memainkan peran yang cukup signifikan terutama dalam proses legislasi qanun, mem berikan fatwa dan masukan
kepada lembaga eksekutif, legislatif dan seluruh stakeholder di Aceh tentang kebijakan daerah, terutama yang terkait
dengan syariat Islam. Karena itu, MPU telah melakukan reposisiyang mempunyai nilai tawar dan pengaruh yang lebih
kuat dibanding sebelumnya. Kemudian, faktoryang memengaruhi peran MPU yaitu, keseriusan pemerintah yang masih
rendah, SDMMPU sudah memadai mesMpun masih perlu ditingkatkan dan legitimasi masyarakat yang cukup tinggi.