Issue
Date Log
Submitted
Jan 8, 2016
Published
Jan 9, 2016
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
POLA PEMBINAAN MUALLAF DI KOTA MANADO
Corresponding Author(s) : Muhammad Irfan Syuhudi
m_ippank@yahoo.com
Al-Qalam,
Vol. 19 No. 1 (2013)
Abstract
Pembinaan muallaf di Kota Manado menjadi sesuatu yang menarik untuk diperbincangkan. Apalagi,
Kota Manado merupakan daerah yang kebanyakan penduduknya beragama non Islam. Penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan pola pembinaan muallaf di Kota Manado, mengetahui hambatanhambatannya,
dan mendeskripsikan keterlibatan kementerian agama dalam membina muallaf.
Penentuan informan dilakukan secara purposive, yakni para muallaf dan orang-orang yang terlibat
dalam pembinaan muallaf. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi,
sedangkan analisis data secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menemukan, pembinaan muallaf
di Kota Manado sejauh ini belum mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat (kementerian
agama provinsi dan kota). Pembinaan muallaf lebih banyak dilakukan oleh ormas, yayasan (lembaga
pendidikan), dan individu-individu. Karena itu, kementerian agama seharusnya melibatkan diri
dalam proses pembinaan muallaf, termasuk bekerja sama dengan ormas atau orang-orang yang fokus
melakukan pembinaan.
Kota Manado merupakan daerah yang kebanyakan penduduknya beragama non Islam. Penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan pola pembinaan muallaf di Kota Manado, mengetahui hambatanhambatannya,
dan mendeskripsikan keterlibatan kementerian agama dalam membina muallaf.
Penentuan informan dilakukan secara purposive, yakni para muallaf dan orang-orang yang terlibat
dalam pembinaan muallaf. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi,
sedangkan analisis data secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menemukan, pembinaan muallaf
di Kota Manado sejauh ini belum mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat (kementerian
agama provinsi dan kota). Pembinaan muallaf lebih banyak dilakukan oleh ormas, yayasan (lembaga
pendidikan), dan individu-individu. Karena itu, kementerian agama seharusnya melibatkan diri
dalam proses pembinaan muallaf, termasuk bekerja sama dengan ormas atau orang-orang yang fokus
melakukan pembinaan.