Issue
Date Log
Submitted
Jan 8, 2016
Published
Jan 9, 2016
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
IMPLEMENTASI PENGAJIAN KITAB DI PESANTREN DARUL MUKHLISIN DAN MINHAJUSSUNNAH KOTA KENDARI
Corresponding Author(s) : M. Sofyan BR
sofyan_litbang@gmail.com
Al-Qalam,
Vol. 19 No. 1 (2013)
Abstract
Pesantren dalam perkembangan menunjukkan keragaman dalam bentuk corak dan orientasinya.
Terdapat lima pilar dominan, pesantren salah satunya adalah pengajian kitab sebagai identitas utamanya.
Penelusuran terhadap sejumlah pesantren di lokasi penelitian, melalui studi dokumen, observasi, dan
wawancara, menunjukkan bahwa pengajian kitab kuning belum menjadi pilihan seluruh pesantren,
kecuali pesantren Darul Mukhlisin dan Minhajussunnah kitab kuning menjadi acuan utama bagi
pembelajaran di pesantrennya. Atas realitas itu, menghendaki perhatian yang besar para pengelola
pesantren dan pihak terkait untuk menjadikan pengajian kitab sebagai pilar penguat pesantren ke depan.
Terdapat lima pilar dominan, pesantren salah satunya adalah pengajian kitab sebagai identitas utamanya.
Penelusuran terhadap sejumlah pesantren di lokasi penelitian, melalui studi dokumen, observasi, dan
wawancara, menunjukkan bahwa pengajian kitab kuning belum menjadi pilihan seluruh pesantren,
kecuali pesantren Darul Mukhlisin dan Minhajussunnah kitab kuning menjadi acuan utama bagi
pembelajaran di pesantrennya. Atas realitas itu, menghendaki perhatian yang besar para pengelola
pesantren dan pihak terkait untuk menjadikan pengajian kitab sebagai pilar penguat pesantren ke depan.