Issue
Date Log
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
PARTISIPASI ULAMA DALAM PENDIDIKAN ISLAM DAN PANDANGANNYA TENTANG PENYELENGGARAAN MADRASAH DI INDONESIA DEWASA INI
Corresponding Author(s) : Abd. Kadir Ahmad
Al-Qalam,
Vol. 12 No. 1 (2006)
Abstract
Penelitian ini bersifat deskriptifkualitatif. Data diperoleh dengan menggunakan tnetode
wawancara dengan beberapa orang ulama di berbagai lokasi, dan observasi.
Penelitian yang berlokasi di Makassar, Palu, Kendari, Manado, Gorontalo ini
bertujuan untuk mengetahui fungsi dan peran ulama dalam berbagai bidang
pendidikan agama, serta ide, gagasan, dan pikiran ulama terhadap
penyelenggaraan pendidikan dengan sistem madrasah.
Hasil penelitian menunjukkan, bahwa rata-rata ulama memandang lembaga
pendidikan Islam kini mengalami degradsi di mata umat. Model pendidikan
dalam bentuk madrasah yang pada awalnya dianggap ideal karena merupakan
alternatif dari adanya dikotomi tajam antara pendidikan agama (pesantren)
dan pendidikan umum ternyata mengecewakan. Madrasah lelah melahirkan
luaran-luaran selengah jadi dan tidak jelas orientasinya. Lembaga pendidikan
pesantren yang sudah terlanjur mengikuti pola madrasah tersebut ikut menerima
dampaknya. Lembaga yang pernah berjasa sebagai wadah bersemainya calon
dan kader ulama sekarang mulai terasa kemandulannya.
Untuk membangun manusia yang ideal, menurut para ulama, perlu dibangun
pendidikan berbasis akhlak. Pembangunan pendidikan berbasis akhlak ini pada
gilirannya menuntut adanya pengembangan tradisi yang baik di dalam
masyarakat. Wujud tradisi yang baik berdasarkan moralitas agama tersebut
dapat dilihal pada pengembangan budaya yang sanlun, damai untuk semua
kalangan. Selain kemampuan membangun dimensi kecerdasan (fathonah)
dimensi terpenting lainnya adalah dimensi pentradisian melalui kemampuan
memberikan contoh yang baik dari kalangan pemegang otoritas yang
berpengaruh, lerutama pemerinlah dan kalangan pendidik.
- Abdullah, T.1987.l996.Agama dan Perubahan Sosial. Rajawali Pers,
- Jakarta.
- Azra, A. 1994. Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara
- Abad XVII dan XVIII. Mizan, Bandung.
- Badrun, P. dan Rahman, A. 1996. Apresiasi Kelekturan Bagi Aparat Sara
- di Sulawesi Selatan. Hasil Penelitian tidak diterbitkan. Balai
- Penelitian Lektur Keagamaan Ujung Pandang, Ujung Pandang.
- Baghdadi, A.al. 1994. Ulama dan Penguasa Di Masa Kejayaan dan
- Kemunduran (diindonesiakan oleh Muhammad Abbas dan Usman
- Hatim). Gema Insani Press, Jakarta.
- Beatty, A. 2001. Variasi Agama di Jawa : Suatu Pendekatan Antropologi
- (diterjemahkan olehAchmad Fedyani Saefuddin). PTRaja Grafindo
- Persada, Jakarta.
- Benda, H.J. 1958. The Crescent and The Rising Sun; Indonesian Islam
- Under the Japanese Occupation 1942-1945. W. van Horve Ltd., The
- Hague and Bandung.
- Boland, B.J. 1971. The Struggle of Islam In Modern Indonesia. The Hague
- - Martinus Nijhoff, Leiden.
- Bruinessen, M.van. 1999. Rakyat Kecil, Islam dan Politik. Yayasan Bentang
- Budaya, Yogyakarta.
- Bukhariy, Imam Abi Abdullah Muhammad bin Ismail, al. Tanpa tahun.
- Shahih Bukhari (Jilid I). Dar al-Fikr, Beirut.
- Conger, J.A. 1997. Pemimpin Karismatik (diterjemahkan oleh Anton
- Adiwiyoto). Binarupa Aksara, Jakarta.
- Eickelman, D.F. dan James, P. 1998. Ekspresi Politik Muslim
- (diterjemahkan oleh Rofik Suhud). Penerbit Mizan, Bandung.
- Effendi, B. 1990. An Nuqayah : Gerak Transformasi Sosial di Madura.
- P3M, Jakarta .
- Geertz, C. 1960. The Javanese Kijaji : The Changing Role of a Cultural
- Broker. Comparative Studies in Society and History, Volume 2,
- Issue2.
- PARTISIPASI ULAMA DALAM PENDIDIKAN ISLAM DAN PANDANGANNYA
- TENTANG PENYELENGGARAAN MADRASAH DI INDONESIA DEWASA INI 17
- Abd. Kadir Ahmad
- Hefner, R.W.2000. Islam, Pasar, Keadilan (dijerjemahkan oleh Amiruddin
- dan Asyhabuddin). LKiS, Yogyakrta.
- Horikoshi, H. 1987. Kyai dan Perubahan Sosial. Perhimpunan
- Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M), Jakarta.
- Kartodirdjo, S.(ed.). 1991. Elite dalam Perspektif Sejarah. LP3ES, Jakarta.
- Khuluq, L. 2000. Fajar Kebangkitan Ulama, Biografi K.H.Hasyim Asy'ari
- .LKiS. Yogyakarta.
- Lapidus, I.M. 1989. A History of Islamic Societies. Cambridge University
- Press, Cambridge.
- Mansurnoor, I. A. 1990 Islam in an Indonesian World, Ulama of Madura.
- Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
- Steenbrink, K. A. 1986. Pesantren Madrasah Sekolah. LP3ES, Jakarta.
- Zuhri, Saifuddin. 1981 Kaleidoskop Politikdi Indonesia. Jilid 3. Jakarta :
- Gunung Agung
References
Abdullah, T.1987.l996.Agama dan Perubahan Sosial. Rajawali Pers,
Jakarta.
Azra, A. 1994. Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara
Abad XVII dan XVIII. Mizan, Bandung.
Badrun, P. dan Rahman, A. 1996. Apresiasi Kelekturan Bagi Aparat Sara
di Sulawesi Selatan. Hasil Penelitian tidak diterbitkan. Balai
Penelitian Lektur Keagamaan Ujung Pandang, Ujung Pandang.
Baghdadi, A.al. 1994. Ulama dan Penguasa Di Masa Kejayaan dan
Kemunduran (diindonesiakan oleh Muhammad Abbas dan Usman
Hatim). Gema Insani Press, Jakarta.
Beatty, A. 2001. Variasi Agama di Jawa : Suatu Pendekatan Antropologi
(diterjemahkan olehAchmad Fedyani Saefuddin). PTRaja Grafindo
Persada, Jakarta.
Benda, H.J. 1958. The Crescent and The Rising Sun; Indonesian Islam
Under the Japanese Occupation 1942-1945. W. van Horve Ltd., The
Hague and Bandung.
Boland, B.J. 1971. The Struggle of Islam In Modern Indonesia. The Hague
- Martinus Nijhoff, Leiden.
Bruinessen, M.van. 1999. Rakyat Kecil, Islam dan Politik. Yayasan Bentang
Budaya, Yogyakarta.
Bukhariy, Imam Abi Abdullah Muhammad bin Ismail, al. Tanpa tahun.
Shahih Bukhari (Jilid I). Dar al-Fikr, Beirut.
Conger, J.A. 1997. Pemimpin Karismatik (diterjemahkan oleh Anton
Adiwiyoto). Binarupa Aksara, Jakarta.
Eickelman, D.F. dan James, P. 1998. Ekspresi Politik Muslim
(diterjemahkan oleh Rofik Suhud). Penerbit Mizan, Bandung.
Effendi, B. 1990. An Nuqayah : Gerak Transformasi Sosial di Madura.
P3M, Jakarta .
Geertz, C. 1960. The Javanese Kijaji : The Changing Role of a Cultural
Broker. Comparative Studies in Society and History, Volume 2,
Issue2.
PARTISIPASI ULAMA DALAM PENDIDIKAN ISLAM DAN PANDANGANNYA
TENTANG PENYELENGGARAAN MADRASAH DI INDONESIA DEWASA INI 17
Abd. Kadir Ahmad
Hefner, R.W.2000. Islam, Pasar, Keadilan (dijerjemahkan oleh Amiruddin
dan Asyhabuddin). LKiS, Yogyakrta.
Horikoshi, H. 1987. Kyai dan Perubahan Sosial. Perhimpunan
Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M), Jakarta.
Kartodirdjo, S.(ed.). 1991. Elite dalam Perspektif Sejarah. LP3ES, Jakarta.
Khuluq, L. 2000. Fajar Kebangkitan Ulama, Biografi K.H.Hasyim Asy'ari
.LKiS. Yogyakarta.
Lapidus, I.M. 1989. A History of Islamic Societies. Cambridge University
Press, Cambridge.
Mansurnoor, I. A. 1990 Islam in an Indonesian World, Ulama of Madura.
Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Steenbrink, K. A. 1986. Pesantren Madrasah Sekolah. LP3ES, Jakarta.
Zuhri, Saifuddin. 1981 Kaleidoskop Politikdi Indonesia. Jilid 3. Jakarta :
Gunung Agung