POTRET ORGANISASI TAREKAT DAN DINAMIKANYA DI SULAWESI BARAT

Mukhlis Latif, Muh. Ilham Usman

Abstract


Tulisan ini menyajikan hasil penelitian tentang potret organisasi tarekat dan dinamikanya di Sulawesi Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mendeskripsikan sejarah muncul dan perkembangan tarekat di Sulawesi Barat, dengan melacak perkembangan tarekat Qadiriyah dan Naqsyabandiyah sebagai lokus pengamatan. Data dikumpulkan dengan metode wawancara, dan observasi, serta melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) di Majene. Teori tarekat dipilih sebagai pisau analisis untuk mengungkap makna sejarah dan asal mula tarekat berada di wilayah Sulawesi Barat. Penelitian dilakukan mulai dari Maret s/d Oktober 2019. Hasil kajian menemukan bahwa genealogi tarekat Qadiriyah di Sulawesi Barat diperkenalkan oleh Annangguru (Kyai) Haji Muhammad Saleh dari jalur Syekh Alwi bin al-Makky di Makkah al-Mukarramah, bukan berasal dari jalur Syekh Yusuf al-Makassary. Sedangkan tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah diperkenalkan oleh Syekh Abdurahman Qadir dari jalur Syekh Jalaluddin, Syekh Jalaluddin berbaiat ke Syekh Ali Ridha di Jabal Abu Qubaish. Penelitian ini juga melihat bahwa silsilah atau jalur tarekat menjadi hal yang urgen dalam mengukur tarekat yang berada di Sulawesi Barat adalah mu’tabarah dan ghairu mu’tabarah dalam dunia Islam.


Keywords


genealogi tasawuf, tarekat qadiriyah, tarekat naqsyabandiyah khalidiyah

Full Text:

PDF

References


Abdullah, Fuady. 2018. “Spiritualitas Sosial Tarekat Naqsabandiyah: Kajian Terhadap Prinsip Khalwat Dar Anjuman.” Tsaqafah 14 (10): 223–40.

Al-Husaini, Muhammad Ibn ’Abdul al-Karim al-Kisnazan. 2005. Mausu’ah Al-Kisnazan Fi Ma Istalaha ’alaih Ahl Al-Tasawwuf Wa Al-Irfan. XIV. Suriah: Dar al-Mahabbah.

Arsyad, Muhammad Amin dan M. Basyir Syam. 2014. “Preferensi Politik Pengikut Tarekat Qadiriyah Di Majene Dalam Pemilukada Kabupaten Majene Tahun 2011.” Jurnal Adabiyah Vol. XIV (No. 1): 44–51.

Arsyad, Mustamin. 2012. Islam Moderat: Refleksi Pengalaman Ajaran Tasawuf. Makassar: Baji Bicara Press.

Atjeh, AboeBakar. 1985. Pengantar Ilmu Tarekat. III. Solo: CV. Ramadhani.

Atjeh, Abu Bakar. 1985. Pengantar Ilmu Tarekat: Uraian Tentang Mistik. Solo: Ramadhani.

Azra, Azyumardi. 1999. Renaissance Islam Asia Tenggara: Sejarah Wacana Dan Kekuasaan. Bandung: Rosdakarya.

Bruissnen, Martin van. 1992. Tarekat Naqsyabandiyah Di Indonesia. Bandung: Mizan.

Bruissnen, Martin van. 1999. Kitab Kuning, Pesantren Dan Tarekat. Bandung: Mizan.

Chairullah. 2016. “Genealogi Spiritual Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah Di Minangkabau Berdasarkan Naskah Ijazah Serta Karakteristik Ijazahnya.” Turast: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian IV (1): 21–34.

Erawadi. 2014. “Pusat-Pusat Perkembangan Tarekat Naqsyabandiyah Di Tapanuli Bagian Selatan.” Miqot 38 (1): 81–96.

Esposito, John L. 1995. The Oxford Encyclopedia Of The Modern Islamic Word. London: Oxford University Press.

Gani, A. 2018. “Pendekatan Sufistik Dalam Pendidikan Islam Berwawasan Perdamaian.” Jurnal Akademika Vol. 23 (No. 2): Hlm. 387-412.

Hitti, Philip K. 2008. History of Arabs; From the Earlist Times to the Present. Jakarta: Serambi.

Huda, Ahmad Sifaul. 2018. “Sejarah Perkembangan Tarekat Qadiriyah Di Kec. Buaran, Kota Pekalongan Jawa Tengah 1956-2016.” UIN Sunan Kali Jaga.

Idham. 2011. Annagguru Muhammad Shaleh Pembawa Tarekat Qadiriyah di Tanah Mandar dalam Buah Pena Sang Ulama. Jakarta: Orbit Publish.

Irham, dan Yudril Basith. 2018. “Revitalisasi Makna Guru Dan Ajaran Tasawuf Dalam Kerangka Pembentukan Karakter.” Ulul Albab 19 (1).

Kawu, Abd. Shadiq. 2011. “Sejarah Masuknya Islam Di Majene.” Jurnal Al-Qalam Vol. 17 (No. 2): Hlm. 151-162.

Muhammad. 2018. “Peran Tarekat Qadiriyah Dalam Pemenangan Gubernur Dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat.” Arajang 1 (1). https://doi.org/http://doi.org/10.31605/arajang.v1i1.43.

Mulyati, Sri. 2006. Mengenal Dan Memahami Tarekat-Tarekat Muktabarah Di Indonesia. Jakarta: Kencana Media Group.

Muslim, A. 2016. Simbol pada Makam Syekh Bil Ma’ruf dan Sosio-Religi Pulau Tangnga Sulawesi Barat. Jurnal Lektur Keagamaan, 14(2), 257-280.

Muslim, Abu. 2019. “Curhat Di Balik Laci: Ekspresi Literasi Siswa Di Madrasah Aliyah Pesri Kendari.” Al-Qalam 25 (1).

Nasr, Syed Hossein. 2002. Ensiklopedi Tematis Dunia Islam. Bandung: Mizan.

Ni’am, Syamsun. 2017. “Hamzah Fansuri: Pelopor Tasawuf Wujudiyah Dan Pengaruhnya Hingga Kini Di Nusantara.” Jurnal Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Vol. 12 (No. 1): Hlm. 261-286. https://doi.org/10.21274/epis.2017.12.1.261-286.

Noorhidayati, Salamah. 2018. “Manaqiban Of Shaikh Abdul Qadir Al-Jailani Tradistion: Study of Living Hadith in Kunir Wonodadi Blitar East of Java.” Jurnal Kalam Vol. 12 (No. 1): Hlm. 201-222.

Nurhayati. 2017. “Jejak Tarekat Naqsyabandiyah Di Indonesia Dalam Naskah "Risalatal Badiyah Fi Thariqati ’N Naqsyabandiyyati ’L-Aliyah.” Jumantara 8 (1): 185–212.

Pababbari, Musafir. 2008. “Katup Pengaman Sosial: Kajian Sosiologis Tarekat Qadiriyah Di Polmas Sulawesi Barat.” Jurnal Sosio-Religia Vol. 7 (No. 3): Hlm. 617-640.

Patmawati dan Elmansyah. 2019. Sejarah Dan Eksistensi Tasawuf Di Kalimantan Barat. Pontianak: IAIN Pontianak Press.

Quddus, Abdul dan Lalu Muhammad Ariadi. 2015. “Gerakan Tarekat Dan Pertumbuhan Budaya Berfilosofi Di Lombok.” Jurnal Teosofi: Jurnal Tasawuf Dan Pemikiran Islam Vol. 5 (No. 2): Hlm. 321-345.

Rosyid, Moh. 2018. “Potret Organisasi Tarekat Indonesia Dan Dinamikanya.” Jurnal Religia: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol. 21 (No. 1): Hlm. 78-95.

Sakka, La. 2011. “Annangguru Abdurrahman Qadir (Studi Biografi Dan Karya Ulama Lokal Di Kab. Majene Sulawesi Barat).” Al-Qalam 17 (1): 133–40.

Shihab, Muhammad Alwi. 2009. Akar Tasawuf Di Indonesia. Depok: Pustaka IIMAN.

Siradj, Said Aqil. 2006. Tasawuf Sebagai Kritik Sosial: Mengedepankan Islam Sebagai Inspirasi Bukan Aspirasi. Bandung: Mizan.

Sukardi. 2007. Metodologi Penelitian Kompetensi Dan Prakteknya. Jakarta: Gramedia Utama.

Trimingham, J. Spencer. 1973. The Sufi Orders in Islam. London: Oxford University Press.

Ubedillah, Achmad. 2017. “The Rise of the Khalwatiyah Sammān Sufi Order in South Sulawesi: Encountering the Local, Escaping the Global.” Jurnal Studia Islamika Vol. 24 (No. 2): Hlm. 213-245.

Usman, Muh. Ilham. 2015. “Sufisme Dan Neosufisme Dalam Pusaran Cendikiawan Muslim.” Jurnal Tahdis Vol. 6 (No. 1): Hlm. 20-42. http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/tahdis/issue/view/850.

Wahid, Abdurrahman. 2001. Menggerakkan Tradisi: Esai-Esai Pesantren. Yogyakarta: LKiS.

Weismann, Itzchak. 2007. The Naqshbandiyya: Orthodoxy and Activism in a Worldwide Sufi Tradition. New York: Routledge.

Yahya, Slamet. 2020. “Tradisi Manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jailani Di Mushalla Raudlatut Thalibin Kembaran Kebumen.” Junal Ibda: Jurnal Kajian Islam Dan Budaya Vol. 18 (No. 1): Hlm. 15-30. https://doi.org/10.24090/IBDA.V18i1.3505.




DOI: http://dx.doi.org/10.31969/alq.v26i2.861

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

Indexed by :