AL-ISLAM KEMUHAMMADIYAHAN BAGI NON-MUSLIM: STUDI EMPIRIK KEBIJAKAN DAN MODEL PEMBELAJARAN

Hadi Pajarianto, Muhaemin Muhaemin

Abstract


Universitas Muhammadiyah Palopo memiliki kebijakan Catur Darma Perguruan Tinggi dengan menambahkan Al-Islam Kemuhammadiyahan sebagai darma keempat. Kebijakan ini kemudian dijabarkan dalam mata kuliah wajib universitas, yakni Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) yang wajib diikuti baik oleh mahasiswa muslim dan non-muslim. Kajian ini mengungkap dua hal; (1) kebijakan Al-Islam Kemuhammadiyahan bagi mahasiswa non-muslim; dan (2) model pembelajaran AIK bagi mahasiswa non-muslim; Penelitian ini bersifat kualitatif, dengan observasi dan wawancara mendalam (in-depth interview), dan dokumentasi. Temuan penting penelitian adalah (1) mahasiswa non-muslim diwajibkan mengikuti mata kuliah AIK, dosen tetap memperhatikan proporsi dan materi yang disajikan dan lokalitasnya; dan (2) Model pembelajaran AIK melalui; pertama, rules of study, mengubah pendekatan doktrin menjadi dialogis. Kedua, pola Comparative Holly-Text dengan memberikan ruang kepada mahasiswa non-muslim untuk mengelaborasi suatu tema dengan pemahaman kitab sucinya. Ketiga, melalui tutor sebaya yang memberikan iklim positif bagi interaksi senior dan yunior. Implikasi dari penelitian ini adalah adanya ruang perjumpaan (melting plot) bagi mahasiswa yang berbeda agama untuk saling berinteraksi dan memahami satu sama lain.


Keywords


mahasiswa, non-muslim, kebijakan, model pembelajaran, al-Islam kemuhammadiyahan

Full Text:

PDF

References


Astuti, H. J. P. 2017. Islam Nusantara: Sebuah Argumentasi Beragama dalam Bingkai Kultural. INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication), 2(1), 27–52.

Biyanto, B. 2014. Pengalaman Muhammadiyah Membumikan Nilai-nilai Pluralisme. ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman, 7(2), 318–339.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. 2016. Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications.

Dadang, K. 2000. Sosiologi Agama. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Djamarah, S. B., & Zain, A. 2006. Strategi belajar-mengajar (Revised ed.). Jakarta, Indonesia: PT Rineka Cipta.

Hick, J. 1988. God and the Universe of Faiths: Essays in the Philosophy of Religion. Springer.

Hrisman. 2018. Metode Pengajaran AIK Bagi Mahasiswa Non-Muslim (Studi Kasus Fakultas Farmasi UMP). Seminar Nasional Al-Islam Dan Kemuhammadiyahan, 87–98.

Irwansyah, I. 2018. Hubungan Muslim-kristiani dalam Lembaga Pendidikan di Sumatera Utara. Journal of Contemporary Islam and Muslim Societies, 1(2), 164–186.

Kahar, M. S., & Pabalik, D. 2018. Profil Pendidikan Karakter Mahasiswa Non Muslim dalam Implementasi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. AL-HAYAT: Journal of Islamic Education, 2(1), 79–88.

Mahmud, M. N. 1997. Orientalisme: al-Quran di mata barat (sebuah studi evaluatif). Semarang: LKIS.

Majelis Dikti PP Muhammadiyah. 2013. Pedoman Pendidikan Al-Islam Kemuhammadiyahan. Majelis Pendidikan Tinggi Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Misrawi, Z. 2010. Laporan Akhir Tahun Toleransi dan Intoleransi, Ketika Negara Membiarkan Aksi Intoleransi (Year-End Report on Tolerance and Intolerance, Intolerance Actions When Leaving Country). Jakarta: Moderate Muslim Society.

Mu’ti, A., & Haq, F. R. U. 2009. Kristen Muhammadiyah: konvergensi Muslim dan Kristen dalam pendidikan. Al-Wasat Publishing House.

Muhaemin, M. 2017. Posisi Strategis Mata Kuliah Agama Islam pada Perguruan Tinggi Umum di Kota Palopo. Edukasia Islamika, 310–318.

Muhammadiyah, P. P. 2010. Berita Resmi Muhammadiyah. Yogyakarta: Surya Sarana Grafika.

Muslim, A. 2016. Artikulasi Religi Sajak-Sajak Basudara di Maluku. Al-Qalam, 19(2), 221-230.

Pajarianto, H., & Mahmud, N. 2019. Model Pendidikan dalam Keluarga Berbasis Multireligius. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 22(2), 254–266.

Rahmawati. Yeni; Yi-Fong, Pai; Chen, H. 2014. The Necessity of Multicultural Education in Indonesia. International Journal of Education and Research, 2(10), 317–328.

Smith, W. C. 1981. Toward Theology: Faith and the Comparative History of Religion. London&Basingstoke: The Macmillan Press.

Wahid, Y. Z., Vulovik, V., Azhari, M. S., Ferdhi, G., Dja’far, A., Irawan, A., & Nisa, N. (2015). Laporan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB) 2015. The WAHID Institute.

Wekke, I. S. 2019. Kristen Muhammadiyah. 2009, 2009–2011. https://doi.org/10.31227/osf.io/ytzb7

Zada, H. 2006. Agama dan Etnis: Tantangan Pluralisme di Indonesia” dalam sururin dan Maria Ulfa. Nilai-Nilai Pluralisme Dalam Islam (Jakarta: Nuansa-Fatayat NU Ford Foundation, 2006), H, 184.

Zainuddin, M. 2010. Pluralisme agama: pergulatan dialogis Islam-Kristen di Indonesia. UIN-Maliki Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.31969/alq.v26i2.853

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

Indexed by :