ISLAMISASI DI TIRO BULUKUMBA

Bahtiar Bahtiar

Abstract


Abstrak
Sebelum Islam masuk di Tiro (Bulukumba), rakyatnya masih menganut kepercayaan dari leluhur yaitu
animisme dan dinamisme. Masyarakatnya masih meyakini kebiasaan lamayangpercaya akan hal-hal mistis
dan ilmu hitam, serta gemar minum minuman keras dan makanan haram. Setelah Islam masuk di Tiro
kebiasaan lama sudah mulai ditinggalkan, Islamisasi di daerah ini dengan jalan damai, berbeda dengan
beberapa kerajaan yang ada di Sulawesi Selatan, melalui jalan perang. Meskipun Kerajaan Tiro adalah
merupakan kerajaan Palili bagi kerajaan Gowa, namunyang menyiarkan dan menyebarkan agama Islam di
Tiro dan sekitarnya adalah Abdul Jawad Khatib Bungsu biasa disebut DatukRi Tiro. Salah satu dari tiga
ulama asal Melayu yang menyiarkan agama Islam di Sulawesi Selatan.Inti qjarannya adalah Tasawuf,
karena lebih mudah diterima oleh masyarakat yang sebelumnya masih menganut kepercayaan lama. Proses
masuknya Islam dimulai di lingkungan kerajaan, sehingga rakyatnya juga dengan mudah menerima Islam.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.31969/alq.v18i2.78

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by:

Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Office

  

address icon red

 Jalan Andi Pangeran Pettarani, District Makassar, No 72, Pos Code: 90222, Gedung Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar, City Sulawesi Selatan, Indonesia  
  jurnalalqalam@kemenag.go.id 
  http://jurnalalqalam.or.id/index.php/Alqalam 
  Phone: +62 81356100100
Fax: +62 411452982
 
 

Indexed by :

        

  

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats