TORAYAAN MENCIPTA HARMONI MERAYAKAN KERUKUNAN (PRAKTIK KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DI TONDOK LEPONGAN BULAN TANA TORAJA)

Paisal Umar

Abstract


Praktik kerukunan antar umat beragama pada masyarakat Tana Toraja terbentuk dan berjalan secara alamiah. Realitas masyarakat di Kabupaten Tana Toraja setidaknya menganut 4 agama/kepercayaan yaitu pertama, Aluk Todolo (Agama/kepercayaan Lokal), kedua, agama Kristen yang merupakan agama mayoritas, ketiga yaitu agama Katholik dan keempat Agama Islam. Warga Toraja dalam kehidupan sosialnya tetap berdampingan sejak lama tanpa terjadi konflik sampai saat ini. Studi ini memfokuskan pada bagaimana warga Tana Toraja yang terdiri dari beberapa agama itu bisa hidup bersama secara damai? dan Bagaimana cara masyarakat dari komunitas bersangkutan menjalankan relasi yang aktif dan harmonis  dalam berbagai aspek kehidupan?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang didukung dengan wawancara mendalam, pengamatan terlibat dan studi literature. Penelitian lapangan dilaksanakan di wilayah Tana Toraja utamanya di Kecamatan Gandangbatu Sillanan karena lokasi tersebut merupakan wilayah yang terbanyak pemeluk agama Islamnya. Temuan studi ini menunjukkan bahwa praktik kerukunan umat beragama tersebut tercipta berkat kearifan lokal dan kecintaan warga terhadap kehidupan yang damai dalam kebersamaan.


Keywords


Tana Toraja, Kerukunan,

Full Text:

PDF

References


Andaya, Leonard Y. Warisan Arung Palakka; Sejarah Sulawesi Selatan Abad Ke.17: Makassar, Ininnawa, Cetakan 2 Mei 2006

Batong, Hermin. 2007. Sejarah Islam di Massenrempulu, dalam Jurnal (SULESENA) Sejarah Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat. Makassar, Balai Pelestarian Sejarah, 2007

Baturante, Nurdin. 2019. Toraja Tongkonan dan Kerukunan. Makassar. Pustaka al Zikra.

Bemmelen, Sita van dan Raben, Remco (ed). Antara Daerah dan Negara; Indonesia Tahun 1950an; Pembongkaran Narasi Besar Integrasi Bangsa. Jakarta, Yayasan Pustaka Obor Indonesia; KITLV-Jakarta, 2011

Bigalke, Terrance W. Sejarah Sosial Tana Toraja: Yogyakarta, Penerbit Ombak, 2016

BPS Tana Toraja. Gandangbatu Sillanan dalam Angka, Tana Toraja, BPS Tana Toraja, 2018

BPS Tana Toraja. Tana Toraja dalam Angka, Tana Toraja, BPS Tana Toraja, 2018

End, Th. Van den. Sumber Zending tentang Sejarah Gereja Toraja 1901-1961. Jakarta. Gunung Mulia. 1991.

Kec. Gandangbatu Sillanan. Profil Kecamatan Gandangbatu Sillanan. Tana Toraja. 2004

Mappasanda, H.A.M. Massenrempulu dalam Catatan D. F. Van Bram Morris. Ujung Pandang. Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional, 1991/1992.

Sarira, YA. Rambu Solo dan Persepsi Orang Kristen tentang Rambu Solo: Tana Toraja, Pusbang Gereja Toraja, 1996

Sewang, Ahmad M. Islamisasi Kerajaan Gowa (Abad XVI sampai Abad XVII)-Cetakan ke 2. Jakarta, Yayasan Obor Indonesia, 2005

Tarrapa, Setrianto, TT: Artikel Belum diterbitkan. Pendidikan Karakter berbasis Budaya Toraja

Tangdilintin, L.T. Toraja dan Kebudayaannya: Tana Toraja, Yayasan Lepongan Bulan (YALBU), 1981.




DOI: http://dx.doi.org/10.31969/alq.v25i2.744

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Published by:

Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Office

  

address icon red

 Jalan Andi Pangeran Pettarani, District Makassar, No 72, Pos Code: 90222, Gedung Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar, City Sulawesi Selatan, Indonesia  
  jurnalalqalam@kemenag.go.id 
  http://jurnalalqalam.or.id/index.php/Alqalam 
  Phone: +62 81356100100
Fax: +62 411452982
 
 

Indexed by :

        

  

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats