PERSEPSI KEBANGSAAN SISWA SLTA KRISTEN DI KOTA MANADO

Muhammad Ali Saputra

Abstract


Penelitian ini mencoba untuk mengungkap bagaimana persepsi kebangsaan siswa yang beragama Kristen di Kota Manado.  Pendekatan yang digunakan adalah mix methods, menggabungkan metode kuantitatif dengan kualitatif, dengan rancangan sekuensial eksplanatori. Data dikumpulkan melalui angket nasionalisme skala Likert format empat respons yang mengukur 4 aspek: Kedaulatan NKRI dan Cinta Tanah Air, Mempertahankan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa, Penerimaan terhadap Kebhinnekaan, dan Kepatuhan terhadap Hukum. Temuan menunjukkan bahwa, secara umum, persepsi kebangsaan siswa kristen di Kota Manado adalah baik. Namun, meski pada aspek pemahaman (kognitifnya) baik, namun dalam beberapa hal aktual/afektif masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki pada setiap aspek, khususnya dalam aspek ideologi pancasila dan kepatuhan terhadap hukum. Direkomendasikan agar sosialisasi 4 pilar kebangsaan dilakukan dengan jangkauan sekolah yang lebih luas dengan melibatkan tokoh-tokoh publik/organisasi yang peduli kebangsaan. Di samping itu, kegiatan pengembangan nasionalisme di sekolah juga banyak mencakup kegiatan-kegiatan yang bnayak melibatkan pengalaman, termasuk kegiatan ekstra kurikuler.


Keywords


persepsi kebangsaan, siswa kristen, 4 pilar kebangsaan

Full Text:

PDF

References


Alhethail, R.M. 2015. “Exploring the perception of nationalism in the United States and Saudi Arabia”. Tesis. Eastern Washington University. WA: Cheney.

Cresswell, John W. 2016. Research design: pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran. Terj. Ahmad Fawaid dkk. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, Cet. Ke-1.

Dewi, Hardyana P, & Warsono. “Nasionalisme siswa kelas VIII di SMP Negeri 5 Sidoarjo”, dalam Kajian Moral dan Kewarganegaraan, No. 1 Vol. 3 Tahun 2013, h. 455-469.

Haas, Ernst. 1997. Nationalism, liberalism, and progress: The rise and decline of nationalism. New York: Cornell University Press.

Muslim, Abu. 2016. “Kitorang semua basudara: bijak bestari di bilik harmoni”. “Harmoni Jurnal Multikultural dan Multireligius, Vol.15 No.2, h. 109-122.

Rais, Muhammad. 2012. “Sulut sulit disulut: antara cita dan fakta”. Jurnal AlQalam Vol.18 No.1 Januari-Juni 2012, h. 12-17.

Reksa, Gladia Yuanda. 2016. “Pengaruh lagu-Lagu perjuangan terhadap Sikap Nasionalisme Siswa Pada Kelompok Ekstrakurikuler Paduan Suara di SMA Negeri 1 Blitar”. Universitas Negeri Yogyakarta: Skripsi, Tidak Diterbitkan.

Sabara. 2018. Laporan fact finding kasus penolakan pembangunan masjid agung Al-Aqsha Sentani, Kab. Jayapura. Makassar: Balai Litbang Agama.

Saputra, M. Ali. 2016. Menguatnya politik identitas dan problem kerukunan umat beragama di kota Manokwari, Prov. Papua Barat. Laporan Penelitian. Makassar: Balai Litbang Agama Makassar.

Sekretariat Jenderal MPR RI. 2012. Empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Jakarta.

Smith, Anthony. 2013. Nationalism. New York: John Wiley.

Sugiyono. 2007. Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Widianti, dkk. 2018. “Wawasan kebangsaan siswa sekolah menegah atas dan implikasinya terhadap ketahanan pribadi siswa”, Jurnal Ketahanan Nasional Vol.24 No.1 April 2018, h.1-26.




DOI: http://dx.doi.org/10.31969/alq.v25i2.743

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Published by:

Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Office

  

address icon red

 Jalan Andi Pangeran Pettarani, District Makassar, No 72, Pos Code: 90222, Gedung Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar, City Sulawesi Selatan, Indonesia  
  jurnalalqalam@kemenag.go.id 
  http://jurnalalqalam.or.id/index.php/Alqalam 
  Phone: +62 81356100100
Fax: +62 411452982
 
 

Indexed by :

        

  

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats