CURHAT DI BALIK LACI: EKSPRESI LITERASI SISWA DI MADRASAH ALIYAH PESRI KENDARI

Abu Muslim

Abstract


Tulisan ini menyajikan hasil penelitian tentang pengembangan budaya literasi siswa melalui pengejawantahan petuah bijak yang diekspresikan dari berbagai media. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengungkap pemanfaatan petuah bijak dalam pengembangan budaya literasi siswa Madrasah Aliyah, dengan memilih secara purposif MA Pesantren Ummushabri Kota Kendari sebagai lokus pengamatan. data dikumpulkan dengan metode wawancara, dan observasi, serta melaksanakan FGD di Madrasah sasaran. Teori representasi dipilih sebagai pisau analisis untuk mengungkap makna dibalik karya siswa yang mengandung petuah-petuah bijaksana sebagai sarana motivasi diri, yang dituliskan pada media-media tertentu. Pengumpulan data dilakukan selama kurang lebih 18 hari (5 hari penjajakan + 13 hari pengumpulan data) di bulan Agustus 2016. Hasil kajian menemukan bahwa pengembangan budaya literasi siswa di MA PESRI dapat dilihat pada kreasi berbasis inisiatif yang dituliskan siswa pada berbagai media. Hasil kreasi tersebut mengandung keluh-kesah sebagai simbol beratnya beban yang harus diemban oleh siswa atas ketatnya aturan-aturan pesantren. Penelitian ini juga melihat transformasi pemaknaan dari siswa atas petuah bijak masa lalu, yang didesain ulang dengan tata bahasa yang dibuat sendiri sebagai simbol motivasi dan ekspresi bijaksana, yang bisa ditemui di balik laci, dan pintu-pintu lemari, serta tempat-tempat lainnya. Dalam aspek yang lebih luas, coretan-coretan itu menggambarkan semangat juang tinggi dari para anak-anak pesantren di kehidupan yang sangat dinamis dan penuh liku.

Keywords


literasi, petuah bijak, pesantren, madrasah aliyah

Full Text:

PDF

References


Anonim. 2016. Ummushabri dalam Kilasan Sejarah, dokumen tidak diterbitkan.

Apriani, Eka. 2016. A New Literacy: The Role of Technology to Develop Student’s Character. dalam Ta’dib: Journal of Islamic Education, Volume 21, Number 1, June 2016.

Asad, Muhammad, dkk. 2012. “Nilai-nilai Keagamaan dalam Petuah Bijak, Puisi dan Peribahasa se Kawasan Timur Indonesia. Laporan Penelitian Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar. Bidang Lektur dan Khazanah Keagamaan.

Cresswell, John W. 1994. Research Design, Qualitative and Quantitative Approaches. California: Thousand Oaks.

Fairclough, Norman. 1992. Discourse and Social Change, Cambridge, Polity Press.

. 1995. Media Discourse. London: Edward Arnold.

. 1998. Discourse and Text: Linguistic and Intertextual Analysis within Discourse Analysis, dalam Critical Discourse Analysis, London and New York, Longman.

Hall, Stuart. 2003. “The Works of Representation”. Representation: Cultural and Signifying Practice. Ed. Stuart Hall. London: Sage Publication.

Hill, S. (2006-2008). Developing Early Literacy: Assessment & Teaching. Prahran, Vic: Eleanor Curtain Publishing.

Hutomo, Suripan Sadi. 1991. Mutiara yang Terlupakan: Pengantar Studi Sastra Lisan. Surabaya: HISKI Jawa Timur.

Jenkins, H. 2006. Convergence Culture: Where Old and New Media Collide. New York, NY: New York University Press.

Latifah. 2014. Analisis Literasi Media Televisi Dalam Keluarga. Studi Kasus Pendampingan Anak Menonton Televisi di Kelurahan Sempaja Selatan Kota Samarinda. eJournal Ilmu Komunikasi, Volume 2, Nomor 4. 259-268.

Luke dan Feebody. Programme for International Student Assessment (PISA)

Mahzar, Armahedi. 2006. Melacak Mutasi-Mutasi Meme. Dalam Adlin, Alfatri (ed). Resistensi Gaya Hidup: Teori dan Realitas. Jalasutera: Yogyakarta.

Muslim, Abu. 2013. Artikulasi Religi Sajak-Sajak Basudara di Maluku. Jurnal Alqalam Balai Litbang Agama Makassar, 2013.

New South Wales Education & Training. 2010. Litearcy Learning & Technology.

Pramono, Silvester Novi. 2016. Meliterasikan Generasi: Saat Literasi jadi Modal. Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Artikel http://ukwms.ac.id/meliterasikan-

Curahan Hati Dari Balik Laci: Ekspresi Luhur Pengembangan Literasi Siswa di MA PESRI Kendari – Abu Muslim | 223

generasi-saat-literasi-jadi-modal/. Diakses 9 November 2016).

Ratna, SU. Nyoman Kutha. 2011. Antropologi Sastra: Peranan Unsur-unsur Kebudayaan dalam Proses Kreatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Subair, Muhammad. 2016. The Attitude of Peacefullness In The Transformation of Kalosara’s Value in A Traditional Dance ‘Lulo’, Kendari, Southeast Sulawesi. International Symposium of Religious Life (ISLR). Center for Research and Development of Religious Life, Ministry of Religius Affairs of the Republic of Indonesia. Jakarta, 5-7 October 2016.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Suyono. 2009. Pembelajaran Efektif dan Produktif Berbasis Literasi: Analisis Konteks, Prinsip dan Wujud Alternatif Strategi Implementasinya di Sekolah. Jurnal Bahasa dan Seni, tahun 37. Nomor 2. Universitas Negeri Malang.

Wachid B.S., Abdul, 2005. Membaca Makna (dari Chairil Anwar ke A. Mustofa Bisri). Grafindo Litera Media: Yogyakarta.

Wardi, Tati D. 2013. “Paradigma Baru Literasi”. Dimuat di Koran Tempo, Sabtu, 30 November 2013).




DOI: http://dx.doi.org/10.31969/alq.v25i1.728

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by :