HABITUASI INKLUSIFITAS ISLAM DI PONDOK PESANTREN MA’HADUTHOLABAH DAN DARUL KHAIR BABAKAN LEBAKSIU TEGAL

Muhammad Misbah

Abstract


Pada tahun 2000-an muncul peristiwa-peristiwa kekerasan yang menjurus pada aksi radikalisme dan terorisme dengan motif yang sangat beragam. Kekerasan yang bermotif ideologi agama tertentu terfokus pada isu keterkaitan pesantren dengan gerakan terorisme. Sebab pasca tragedi Bom Bali 1, fakta menunjukkan bahwa hampir semua pelaku teror tersebut adalah orang-orang yang terkait dengan pesantren. Muncul stigma negative terhadap pesantren yang bertolak belakang dengan misi awal didirikannya. Penelitian ini mencoba mengurai habituasi Islam inklusif di PP. Ma’hadutholabah dan PP. Darul Khair Babakan Tegal. Dengan menggunakan metode unstructured deep interview, dokumentasi, serta pengamatan terlibat yang moderat, dan menggunakan teori analisa data pendidikan pesantren, teori Habitus, serta Islam inklusif diperoleh hasil bahwa pengasuh kedua pesantren tersebut memiliki pandangan bahwa Islam adalah agama yang membawa misi rahmatan lil ‘a>lami>n, memberikan kedamaian, keselamatan, keamanan bagi umat Islam dan lainnya. Islam agama yang terbuka untuk menerima perbedaan dan toleran terhadap praktik keagamaan yang berbeda dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Sumber rujukannya; al-Qur’an, Hadis, kitab al-akhla>q lil bani>n, al-Asybah wa al-Naz}a>ir, Ta’li>m al-Muta’allim, Ta>rikh al-Barzanji, danWas}aya. Proses habituasi inklusifitas Islam bagi para santri dilakukan dengan berbagai aktifitas dengan metode pembiasaan, praktik langsung, keteladanan, serta reward and punishmen.

Kata Kunci: pondok pesantren; habituasi; inklusif; rahmatan lil ‘a>lami>n; toleran;

Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Buku

Bourdieu, Pierre. 1977. Outline of a Theory of Practice. Cambridge: Cambridge University Press.

Daryanto dan Darmiatun, Suryati. 2013. Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Gava Media.

Dhofier, Zamakhsyari. 1982. Tradisi Pesantren (Studi Tentang Pandangan Hidup Kyai). Jakarta: LP3ES.

Elmubarok, Zaim. 2008. Membumikan Pendidikan Nilai. Bandung: Alfabeta.

Fauzi, Ihsan Ali., dan Solahudin. 2017. Deradikalisasi di Indonesia: Riset dan Kebijakan, dalam Kebebasan, Toleransi dan Terorisme, Ihsan Ali Fauzi, dkk. (edt). Jakarta: Pusat Studi Agama dan Demokrasi, Yayasan Paramadina.

Lash, Scott dan Featherstone, Mike (ed.). 2002. Recognition and Difference: Politics, Identity, Multiculture. London: Sage Publication

Madjid, Nurcholis. 1985. Merumuskan Kembali Tujuan Pendidikan Islam dalam Dawam Rahaardjo (ed), Pergulatan Dunia Pesantren, Membangun Dari Bawah. Jakarta: P3M.

Mastuhu. 1994. Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren. Jakarta: INIS.

Muhdi, Ali. 2015. Respon Pesantren Terhadap Maraknya Gerakan Islam Puritan di Kebumen. Purwokerto, Laporan Penelitian Dosen, LPPM IAIN Purwokerto.

Nata, Abudin. 2000. Metodologi Studi Islam. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Riyadi, Hendar. 2007. Masalah Pluralitas Agama dalam Melampaui Pluralisme (Etika Al-Qur’an tentang Keragaman Agama. Jakarta: RMBOOKS & PSAP.

Shihab, Alwi. 1999. Islam Inklusif Menuju sikap Terbuka dalam Beragama. Bandung: Mizan.

Sofwan, Ridin., H. Wasit dan H. Mundiri. 2004. Islamisasi Islam di Jawa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Steenbrink, Karel A. 1986. Pesantren, Madrasah dan Sekolah Pendidikan Islam Dalam Kurun Modern. Jakarta: LP3ES.

Wahid, Abdurrahman. 1998. “Dialog Agama dan Masalah Pendangkalan Agama” dalam Komaruddin Hidayat dan Ahmad Gaus. Jakarta: Gramedia Utama.

-------, 2007. Islam Kosmopolitan: Nilai-Nilai Indonesia dan Transformasi Kebudayaan. Jakarta: The Wahid Institut.

Yasmadi. 2002. Modernisasi Pesantren (Kritik Nurcholis Madjid Terhadap Pendidikan Islam Tradisional). Jakarta: Ciputat Press.

Jurnal

Hajam. 2013 Corak Teologi Keislaman Pondok Pesantren (Telaah Teologi Ponpes Al-Ishlah Bobos Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon) dalam HOLISTIK, Vol. 14 Number 02.

Hanafi, Yusuf. Tt., Model Pendidikan Pesantren Yang Toleran dan Inklusif Berbasis Culture of Peace Education Sebagai Upaya Mengikis Radikalisme Atas Nama Agama dalam jurnal LP3 UM.

Mahudhoh, Rif’atul dan Ashori, Mohammad Yahya. 2015. “Multikulturalisme Pesantren di Antara Pendidikan Tradisional dan Modern” dalam Religi: Jurnal Studi Islam, Volume 6, Nomor 1, April.

Mursalin, Ayub., dan Ibnu Katsir. 2010. Pola Pendidikan Keagamaan Pesantren dan Radikalisme: Studi Kasus Pesantren- pesantren di Provinsi Jambi dalam Kontekstualita, Vol. 25, No. 2.

Muzadi, Hasyim. 2009. “MModerat” dalam Tabloid Diplomasi.

Rahma, Kholilur. 2016. “Strategi Pengembangan Nilai Toleransi dan Pluralisme dalam Pendidikan Pesantren” dalam HIKMAH, Vol. XII, No. 1.

Sholikhudin, M. Anang. 2016. “Praktik Pemikiran Inklusif-Sosial KH. M. sholeh Bahruddin Ngalah sebagai Manifestasi Pendidikan Multikultural Pesantren”, dalam jurnal “DIRASAT”, Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2, no. 1, Desember.

Yunita, Niken Widya. 2005. “Sidik Jari Santri, Kalla Soroti Sikap Sensitif Tanpa Alasan.” detikNews. Rabu, 7 Desember.

Sumber Internet

http://news.detik.com/index.php/detik.read/tahun/2005/bulan/_2/tgl/07/time/_320_4/idnews/493843/idkanal/_0 [26 April 20_3

Umar, Nasaruddin. 2018. “Apa Itu Islam Inklusif” dalam https://www.rmol.co/read/2018/01/27/324273/Apa-Itu-Islam-Inklusif--, Retrieved 5 September 2018.

Rozi, H. Ahmad Fahrur. 2015. “Peran Pesantren dalam Menangkal Faham Radikal dan Terorisme dalam http://annur1.ac.id/index.php/2015/06/06/peran-pesantren-dalam-menangkal-faham-radikal-dan-terorisme/, Retrieved 11 September 2018.

Wawancara dan Observasi

K.H. Nasihun Isa Mufti (Pengasuh PP. Ma’hadutholabah), wawancara oleh M. Misbah. IAIN Purwokerto. Tanggal 14, 28 Oktober 2018.

K.H. Abdul Muqsith (Pengasuh PP. Darul Khair), wawancara oleh M. Misbah. IAIN Purwokerto. Tanggal 14 Oktober, 08, 09 September 2018.

K.H. M. Mahdi Zaida (Pengasuh PP. Darul Khair), wawancara oleh M. Misbah. IAIN Purwokerto. Tanggal 08 September 2018.

K. M. Miftakhurrohmah (Pengasuh PP. Darul Khair), wawancara oleh M. Misbah. IAIN Purwokerto. Tanggal 08, 09 September 2018.

Moh. Nahdudin, M. Yusuf Maulana, dan Robby Prasetyo (santri PP. Ma’hadutholabah), wawancara oleh M. Misbah, IAIN Purwokerto, tanggal 09 September 2018.

Muh. Faizal, Ahsani Taqwim (santri PP. Darul Khair), wawancara oleh M. Misbah, IAIN Purwokerto, tanggal 09 September 2018

Observasi awal oleh M. Misbah. IAIN Purwokerto. Tanggal 4 dan 6 Maret 2017.

Observasi oleh M. Misbah. IAIN Purwokerto. Tanggal 21, 22, dan 23 Juli 2017.

Observasi di PP. Darul Khair dan PP. Ma’hadutholabah oleh M. Misbah. IAIN Purwokerto. Tanggal 08 dan 09 September 2018.

Observasi di penggilingan padi milik PP. Darul Khair oleh M. Misbah. IAIN Purwokerto. Tanggal 09 September 2018




DOI: http://dx.doi.org/10.31969/alq.v25i1.701

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by :