KEHIDUPAN SOSIAL DAN KEAGAMAAN PETANI TAMBAK

Muhammad As'ad

Abstract


Masyarakat tani sebagai penghuni daerah
pedesaan termasuk sasaran utama pembangunan,
Pemerintah memberikan perhatian
tersendiri terhadap pembinaan dan pengembangannya.
Petani tambak, sebagai bagian dari
masyarakat tani, tidak terlepas dari perhatian
Pemerintah. Peningkatan pengelolaan tambak
dengan berbagai usaha telah dilakukan oleh
petani yang disertai bantuan dari Pemerintah.
Usaha ini telah memperlihatkan hasil yang
menggembirakan, ditandai dengan peningkatan
volume eksport hasil perikanan tambak.
Sulawesi Selatan, yang pemukiman penduduknya
banyak berada pada kawasan pantai,
berpenduduk mayoritas petani dan nelayan,
termasuk didalamnya petani tambak. Keberhasilan
perikanan darat (tambak) cenderung
menggeser pilihan di antara para nelayan.
Pada tahun 1985 rumah tangga nelayan berjumlah
28.645, berubah menjadi 26.666 pada
tahun 1986. Berkurangnya rumah tangga
nelayan tersebut diperkirakan antara lain disebabkan
pengalihan mereka kepada usaha
perikanan di darat (lihat Abu Hamid; 1988:2).


Full Text:

PDF

References


Abu Hamid : PolaPengembangan Masya-

rakat Nelayan di Sulawesi Selatan

(Suatu Studi Sosio Antropologi

Ekonomi), Ujung

Pandang : Bappeda Propinsi

Daerah Tkt. I Sulawesi Selatan

dan Universitas Ha-sanuddin.

Amir Tahawila, Drs. Kehidupan Sosial Eko-

nomi Petani Tambak, Studi

Kasus di Desa Manakku Kabupaten

Pangkep, Ujung Pandang

: PLPIIS Universitas Hasanuddin

As'ad, Muhammad : Madrasah dan Pemba-

ngunan Masyarakat (Studi tentang

Perkembangan dan Partisipasi

Perguruan Islam Ganra)

dalam Yusrie Abady, Drs. H.

Laporan Hasil Penelitian Studi

Sosial dan Keagamaan di Sulawesi

Selatan, Seri I Pesantren

dan Madrasah, Ujung Pandang:

Balai Penelitian Lektur Keagamaan

Ujung Pandang, Badan

Penelitian dan Pengembangan

Agama, 75 - 162.

Fuzi Nurdin, A : Peranan Ulama dalam Pe-

rubahan Masyarakat : Perbandingan

Kasus Aceh dengan

Kasus Sulawesi Selatan, dalam

Dialog, No. 27 Th. XIII Desember,

Jakarta : Badan Penelitian

dan Pengambangan agama Departemen

Agama, 23 - 33.

Mattulada : LATOA, Suatu Lukisan Anal-

isis terhadap Antropologi Politik

Orang Bugis, Disertai

Doktor, Jakarta: Universitas Indonesia.

Mukhlis (ed) : Dinamika Bugis Makassar,

PT. Sinar Krida untuk PLPIIS

dan YIIS.

(ed) : Dimensi Sosial Kawasan Pan-

tai, Jakarta : S.A.

Brother's untuk The Toyota

Foundation.

(ed) : Persepsi Sejarah Kawasan

Pantai, Jakarta : S.A. Brother's

untuk The Toyota Foundation.

Parsudi Suparlan : Sistem Kekerabatan,

Keluarga dan Peranan Pria

dalam Keturunan, dalam Dialog,

No. 27 Th. XIII Desember,

Jakarta : Badan Penelitian dan

Pengembangan Abama Departemen

Agama, 78 - 83.

Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi

Kebudayaan Daerah, Upacara

Tradisional Daerah Sulawesi

Selatan, Jakarta : Direktorat

Kebudayaan Departemen

Pendidikan dan Kebudayaan.

Taufik Abdullah (ed) Agama dan Perubahan

Sosial, cetakan pertama,

Jakarta: C.V. Rajawali.

(ed) Islam dan Masyarakat, Pan-

tulan Sejarah Indonesia, cetakan

pertama, Jakarta: LP3ES.




DOI: http://dx.doi.org/10.31969/alq.v2i2.663

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Published by:

Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Office

  

address icon red

 Jalan Andi Pangeran Pettarani, District Makassar, No 72, Pos Code: 90222, Gedung Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar, City Sulawesi Selatan, Indonesia  
  jurnalalqalam@kemenag.go.id 
  http://jurnalalqalam.or.id/index.php/Alqalam 
  Phone: +62 81356100100
Fax: +62 411452982
 
 

Indexed by :

        

  

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats