KEARIFAN BUDAYA MASYARAKAT TRADISIONAL DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP

Muhammad yamin sani

Abstract


Menurut kualitas lingkungan, khususnya
lingkungan fisik dewasa ini, semakin disadari
sebegai masalah ekologis yang berdimansi
global. Masalah ekologis tersebut demikian
memprihatinkan berhubungan karena dampaknya
dapat membahayakan kelangsungan
hiidup manusia.
Dari sumber tersebut diketahui, bahwa
penyebab timbulnya fenomena tersebut, tidak
lain dari pada perilaku manusia penghuni
bumi itu sendiri. Makin luasnya areal perkebunan,
penebangan kayu secara komersial
oleh pemegang HPH, perombakan hutan
untuk pemukiman akibat rnakin meningkatnya
petumbuhan penduduk dan perambahan
hutan, tewrmasuk dalam hal ini perladangan
berpindah-pindah (shifting cultivation),
disebut sebagi penyebab kerusakan hutan.


Full Text:

PDF

References


Dove, Michel R, Theories of Swidden agri-

culture and the political

Ekonomi of Ignorance,

Agroforest System No. 1.

Netting, Robert McC

Cultural Ecology, Benyamin/

Cumming Publishing

Co, California.

Sani M. Yamin

Model ekosistem Kontekstual

Untuk Pemahaman

Karakteristik Sosial budaya

Perambah hutan di Kalimantan

dan Sulawesi




DOI: http://dx.doi.org/10.31969/alq.v8i2.618

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Published by:

Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Office

  

address icon red

 Jalan Andi Pangeran Pettarani, District Makassar, No 72, Pos Code: 90222, Gedung Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar, City Sulawesi Selatan, Indonesia  
  jurnalalqalam@kemenag.go.id 
  http://jurnalalqalam.or.id/index.php/Alqalam 
  Phone: +62 81356100100
Fax: +62 411452982
 
 

Indexed by :

        

  

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats