POLA PEMBINAAN PONDOK PESANTREN SALAFIYAH KOTAMADYA PASURUAN JAWA TIMUR

Abd. Azis Alboneh

Abstract


Tidak selamanya pesantren yang menganut sistem tradisional dalam arti tetap memberlakukan
pola kepesantrenan sebagai ciri utama lembaga tertua di Indonesia tersebut cenderung
ditinggalkan orang. Bahkan dalam kasus tertentu "keantikan" itu justru menyimpan day a tank
tersendiri. Tulisan ini mengedepankan hasilpenelitian yang dilakukan di Pesantren Salafiyah
Pasuruan, Jawa Timur. Menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk wawancara mendalam
dan pengamatan, penelitian ini menunjukkan bahwa semakin kuat peran sentral kyai atau ulama
dalam pesantren akan semakin kokoh pesantren itu menunjukkan identitas kepesantrenannya.


Full Text:

PDF

References


Abdullah Shodiq Peranan Pondok Pesantren

Salafiyah Dalam Pendidikan

Yayasan Pondok Pesantren

Salafiyah, Pasuruan.

Dawan Raharfjo (ed). 1988. Dunia Pesantren

Dalam Peta Pembaharuan,

LP3ES, Jakarta.

Imran Arifin, 1993, Kepemimpinan Kyai;

Kasus Pondok Pesantren

Teboireng. Kalamasahada

Press, Malang.

Manfred Oepen & Wolfgang Kancher (ed),

Dinamika Pesantren

P3M, Jakarta.

Soedjatmoko, 1983, Pikiran-Pikiran Soedjatmoko

UMS, Surakarta.

Zamakhsyari Dhofier, 1983, Tradisi Pesantren,

LP3ES, Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.31969/alq.v10i2.597

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Published by:

Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Office

  

address icon red

 Jalan Andi Pangeran Pettarani, District Makassar, No 72, Pos Code: 90222, Gedung Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar, City Sulawesi Selatan, Indonesia  
  jurnalalqalam@kemenag.go.id 
  http://jurnalalqalam.or.id/index.php/Alqalam 
  Phone: +62 81356100100
Fax: +62 411452982
 
 

Indexed by :

        

  

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats