HUBUNGAN MASYARAKAT JAWA TONDANO DENGAN MINAHASA

Wardiah Hamid

Abstract


Kiyai Mojo dan para pengikutnya, sebagai pendiri awal kampung Jawa Tondano, sebelumnya mereka
tergabung dalam Perang Diponegoro yang terjadi pada tahun 1825-1830. Perang ini amat merugikan
dan menyulitkan kompeni Belanda, sehingga mereka menggunakan kebijakan mengasingkan para
pejuang yang tertangkap ke berbagai daerah. Salah satu wilayah pengasingan adalah daerah Tondano
Minahasa. Para mantan pejuang ini kemudian membentuk komunitas Islam Jawa Tondano di Minahasa.
Persoalannya, bagaimana hubungan antar masyarakat Jawa Tondano dan masyarakat Minahasa?
Penelitian ini dapat mengungkap secara spesifik sejarah hubungan antara masyarakat Kampung Jawa
Tondano yang Islam dan masyarakat Minahasa yang Kristen, beserta perubahan sosialnya. Penelitian
yang menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sejarah dan sosiologi ini telah menunjukan
bahwa sejak awal hubungan antara Islam kampung Jawa Tondano dan masyarakat Kristen Minahasa
telah harmonis melalui perkawinan, kekerabatan, dan menjadikan lahan mata pencarian sawah sebagai
ruang sosial bersama perjumpaan antara dua komunitas yang berbeda itu.


Keywords


Kiyai Mojo, hubungan masyarakat, Kampung Jawa Tondano

Full Text:

PDF

References


Balai Arkeologi Manado Pusat Arkeologi Nasional

Departemen P&K. 1997/1998. Laporan

Penelitian Arkeologi KelurahanWalunan

Taolimambot Kab. Minahasa SULUT.

Geertz, Clifford. 1961. The Javanese family, A Study

of Kindship and Socialization, The Free of

Glencoe, London.

Graafland, N. 1869. De Minahasa: Haar Verleden

En Haar Tegenwoordige Toestand, Why &

Zonen, Roterdaam.

Gottschalk Louis. 2008. Understanding History.a

Primer Of History Method, diterjemahkan

oleh Nugroho Notosusanto dengan Judul

Mengerti Sejarah. Jakarta: Universitas

Indonesia Press.

hhtp:ensiklopedia Jaton.blogspot.com/2009/06/

sawah-sawah di Jaton/htm/ diunduh tanggal

Agustus 2014

Kuntowijoyo. 2008. Penjelasan Sejarah (Historical

Explanation Jakarta: Tiara Wacana.

Lauer Robert H. tth. Perspektif Tentang Perubahan

Sosial, Jakarta: Rieneka Cipta.

Magnis, F.S., 1996, Etika Jawa, Sebuah Analisa

Falsafi , tentang Kebijaksanaan Hidup Jawa,

Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Nata. Abudin. 2000 Pendekatan Sosiolog Dalam

Studi Islam. Jakarta: Grafmdo Persada.

Shihab Alwi. 1998. Membendung Respon Gerakan

Muhammadiyah Terhadap Penetrasi Misi

Kristen di Indonesia. Bandung: Mizan.

Tumenggung, Ahmad. 1981. Salawatan Jowo di

Kampung Jawa Tondano Suatu Tinjauan

Paedogogis. Manado: Tesis Program Pasca

Sarjana IKIP Manado.

Tumenggung, Sis. M. 1997. Sejarah Masuknya Islam

di Minahasa Jawa Tondano dan Sekitarnya,

Manado: Forum Komunikasi Mahasiswa

Hubungan Masyarakat Jawa Tondano dengan Minahasa - Wardiah Hamid | 91

Sulut. W, Pranoto Suhartono. 2010. Jawa Bandit-bandit

Yayasan Kiyai Modjo Provinsi. 1979. Kiyai Modjo Pedesaan Studi Historis 1825-1942. Jakarta:

Sebagai Pahlawan Perjuangan Kemerdekaan, Aditya Media.




DOI: http://dx.doi.org/10.31969/alq.v20i3.345

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Published by:

Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Office

  

address icon red

 Jalan Andi Pangeran Pettarani, District Makassar, No 72, Pos Code: 90222, Gedung Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar, City Sulawesi Selatan, Indonesia  
  jurnalalqalam@kemenag.go.id 
  http://jurnalalqalam.or.id/index.php/Alqalam 
  Phone: +62 81356100100
Fax: +62 411452982
 
 

Indexed by :

        

  

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats