PUNK MAKASSAR: SUBKULTUR YANG KREATIF

Israpil apil

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran terkait pola hidup Komunitas Punk di Kota
Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif jenis studi kasus dengan terlebih
dahulu melakukan observasi untuk selanjutnya dilakukan wawancara mendalam sebagai pedoman
penelusuran data. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive, yaitu informan yang
dianggap mengetahui tentang apa yang sedang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa Komunitas
Punk di Kota Makassar timbul sebagai gerakan perlawanan anak muda akibat ketidakpuasan terhadap
kekuasaan dan kebudayaan dominan, menentang bentuk represi atas kebebasan berekspresi yang dibuat
oleh kaum kapitalis melalui kebijakan pemerintah. Penampilan, bahasa tutur, dan sifat eksklusif mereka
di tengah-tengah masyarakat Kota Makassar dianggap sebagai sebuah penyimpangan sosial. Tapi di
saat yang sama kehadiran komunitas ini di Kota Makassar sesungguhnya juga berimplikasi positif bagi
generasi muda yang ditunjukkan melalui sikap kemandirian dalam berkreativitas dalam bentuk zine,
bermusik,/as/n'on, dan usaha studio tato.


Keywords


punk, kapitalisme, resitensi, subkultur

Full Text:

PDF

References


Agger, Ben. 2012. Teori Sosial Kritis: Kritik,

Penerapan dan Implikasinya. Terjemahan

oleh Nurhadi. Yogyakarta: Kreasi Wacana

Offset.

Antikemapanan Sepanjang Jaman. Majalah Hai

edisi 8-14 Agustus 2005/Th.XXIX No. 22.

Barker, Chris. 2004. Cultural Studies Teori

dan Praktik. Terjemahan oleh Nurhadi.

Yogyakarta: Kreasi Kecana.

Bungin, Burhan. 2001. Metodologi Penelitian

Kualitatif. Jakata : Rajagrafmdo Persada.

Hardiyansyah, Ridwan. 2011. Sedikit Cerita Punk

dari Bandar Lampung. Yogyakarta: Indie

Book Corner.

Hatib, Abdul Kadir.2006. Tato. Yogyakarta: LkiS.

Hibdige, Dick. 1979. Asal-Usul dan Ideologi

Subkultur Punk. Terjemahan oleh Wijaya,

Ari. 1999.Yogyakarta: Penerbit Buku Baik.

Ibrahim, Idy Subandi. 2007. Budaya Populer Sebagai

Komunikasi. Jogjakarta: Talasutra.

Indaryanto, Aris Prasetyo. 2011. 'Identifikasi

Keterpaan dan Kontribusi Komunitas Punk

pada Penyakit Masyarakat di Jakarta Selatan.

Tesis. Jakarta: Tidak diterbitkan.Universitas

Indonesia.

Kartono, Kartini. 2009. Patologi Sosial. Jakarta:

Rajawali Pers.

Punk Makassar: Subkultur Yang Kreatif - Israpil | 83

Komariah Aan, Satori Jama'an.2010. Metodologi

Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Makassartv.co.id. 21 Desember 2013. Demo

Solidaritas Punk Makassar Kecam

Penggundulan Di Aceh (Online). Diakses

Tanggal 3 Desember 2013

Moleong J, Lexi. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif.

Edisi Revisi. Bandung: PT. Remaja

Rosdakarya.

News detik.com. 19 Desember 2011. Penggundul

rame-rame Komunitas Punk di Aceh. (Online).

Diakses Tanggal 3 Desember 2013.

Palallo, M. Natsir. 2008. Bandit Sosial di Makassar:

Jejak Perlawanan I Tolok Dg. Magassing.

Makassar: Rayhan Intermedia.

Ronaldi. 2012. Komunitas Punk: Studi kasus di

Kelurahan Bombangan Kecamatan Makale

Kabupaten Tana Toraja. Skripsi. Makassar:

Tidak diterbitkan. Universitas Hasanuddin.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kombinasi

(Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.

Vantiani, Ika. 2010. "Zine, media tanpa mesti yang

mesti dimaksimalkan lagi," makalah workshop

Penulisan Kritik Seni Rupa, @ruangrupa,

Jakarta 17 Juni 2010.




DOI: http://dx.doi.org/10.31969/alq.v20i3.344

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Published by:

Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Office

  

address icon red

 Jalan Andi Pangeran Pettarani, District Makassar, No 72, Pos Code: 90222, Gedung Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar, City Sulawesi Selatan, Indonesia  
  jurnalalqalam@kemenag.go.id 
  http://jurnalalqalam.or.id/index.php/Alqalam 
  Phone: +62 81356100100
Fax: +62 411452982
 
 

Indexed by :

        

  

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats